Lemahnya Pengawasan Orang Tua Sebabkan Kasus Kekerasan Anak
- 20 Feb 2025 07:07 WIB
- Sibolga
KBRN, Sibolga: Kurangnya pengawasan dari orang tua menjadi salah satu faktor utama meningkatnya kasus kekerasan seksual terhadap anak. Augus Vernando Sinaga, S.H., dalam program dialog “Jaksa Menyapa” Pro1 RRI Sibolga, Rabu (20/2/2025), mengungkapkan bahwa banyak kasus terjadi akibat kelalaian orang tua dalam mengawasi anak mereka.
Ia menyoroti pola yang kerap ditemukan dalam berbagai kasus yang ditangani. Banyak anak yang tidak pulang ke rumah tanpa dicari atau diperiksa oleh orang tua mereka. Situasi ini semakin memperbesar risiko anak menjadi korban kekerasan seksual, baik oleh orang dewasa maupun oleh sesama anak-anak.
Selain itu, Sinaga juga mengungkapkan bahwa ada tempat-tempat tertentu yang dikenal oleh anak-anak sebagai lokasi aktivitas seksual. Hal ini menunjukkan bahwa mereka telah terpapar pemahaman yang salah sejak usia dini, yang seharusnya menjadi perhatian serius bagi orang tua dan masyarakat sekitar.
Di sisi lain, perkembangan teknologi juga berperan dalam meningkatkan risiko kejahatan ini. Anak-anak dengan akses bebas terhadap gadget tanpa pengawasan cenderung lebih mudah terpengaruh oleh konten yang tidak sesuai dengan usia mereka. Hal ini memperparah situasi, terutama ketika mereka tidak mendapatkan bimbingan yang benar dari orang tua.
Vernando menegaskan bahwa solusi terbaik untuk mencegah kekerasan seksual terhadap anak bukan hanya dari sisi hukum, tetapi juga melalui peningkatan peran keluarga. Orang tua diharapkan lebih aktif dalam mengawasi serta mendidik anak agar terhindar dari bahaya yang mengintai mereka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....