Kurangnya Kontrol Orang Tua Picu Kejahatan Seksual terhadap Anak
- 19 Feb 2025 16:35 WIB
- Sibolga
KBRN, Sibolga : Kasus kejahatan seksual terhadap anak terus meningkat, terutama akibat kurangnya pengawasan dari orang tua. Jaksa Fungsional Kejaksaan Negeri Sibolga, Augus Vernando Sinaga pada acara Jaksa Menyapa Pro 1, Rabu (19/2/2025) menegaskan, bahwa peran keluarga sangat krusial dalam melindungi anak dari ancaman predator seksual.
“Kejahatan seksual terhadap anak sering terjadi karena kurangnya kontrol dari orang tua. Banyak kasus yang kami tangani menunjukkan bahwa anak-anak menjadi korban akibat kelalaian dalam pengawasan, baik secara langsung maupun melalui media sosial,” kata Augus.
Ia menjelaskan bahwa banyak pelaku memanfaatkan kelengahan orang tua untuk mendekati korban, baik di lingkungan sekitar maupun melalui dunia maya. Oleh karena itu, ia mengimbau agar para orang tua lebih aktif dalam mengawasi aktivitas anak, terutama dalam penggunaan teknologi dan media sosial.
“Banyak pelaku menggunakan media sosial untuk mendekati anak-anak. Oleh karena itu, orang tua harus lebih waspada dan membatasi penggunaan gadget serta memberikan pemahaman kepada anak tentang bahaya yang mengintai,” jelas Augus.
Selain peran orang tua, Augus Vernando Sinaga juga menekankan pentingnya edukasi di sekolah dan lingkungan sekitar untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya kejahatan seksual. Ia berharap ada kerja sama antara masyarakat, sekolah, dan aparat penegak hukum dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi anak-anak.
Dengan meningkatnya kasus kejahatan seksual terhadap anak, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya perlindungan anak dan tidak lengah dalam menjaga mereka dari ancaman yang ada.
Augus juga menambahkan jangan penah takut untuk melaporkan hal-hal tersebut secepat mungkin pada pihak yang berwajib, agar cepat dapat penanganan yang serius dan dapat menghindari adanya korban-korban berikutnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....