Korupsi: Cermin Indonesia Belum Merdeka Sepenuhnya
- 18 Agt 2025 10:53 WIB
- Sibolga
KBRN, Sibolga : Meski sudah 80 tahun Indonesia merdeka, persoalan korupsi masih menjadi penyakit kronis yang mencederai kehidupan bangsa. Bagi sebagian masyarakat, praktik korupsi bahkan dianggap sebagai bukti bahwa Indonesia belum sepenuhnya merdeka dari belenggu ketidakadilan.
Hendra Gunawan, seorang Guru SD Negeri di kota Sibolga, saat Opini Publik Pro 1, Senin (18/8/2025) menilai bahwa korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga merampas hak rakyat untuk mendapatkan kesejahteraan yang layak. “Korupsi itu seperti penjajahan gaya baru. Kalau dulu kita dijajah bangsa asing, sekarang kita dijajah oleh perilaku para oknum yang lebih mementingkan diri sendiri daripada rakyat. Selama korupsi masih merajalela, saya rasa Indonesia belum benar-benar merdeka,” kata Hendra.
Menurutnya, kemerdekaan sejati seharusnya tercermin dalam keadilan sosial, pemerataan pembangunan, serta kesempatan yang sama bagi seluruh rakyat untuk hidup sejahtera. Namun kenyataannya, banyak program pembangunan dan pelayanan publik tidak maksimal karena tersandera praktik korupsi.
Hendra juga menekankan pentingnya pendidikan sejak dini untuk menanamkan nilai kejujuran dan anti korupsi kepada generasi muda. “Kalau anak-anak kita sudah terbiasa dengan kejujuran, maka mereka akan tumbuh menjadi pemimpin yang bersih di masa depan,” ujar Hendra.
Masyarakat berharap pemerintah dan aparat penegak hukum tidak hanya memperkuat regulasi, tetapi juga menunjukkan keteladanan dalam memberantas korupsi. Dengan begitu, Indonesia benar-benar bisa merasakan arti kemerdekaan yang sesungguhnya.