Cara Anak Muda Keluar dari Reading Slump
- 13 Jun 2026 19:19 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Reading slump seringkali dialami oleh anak muda terutama yang sebelumnya memiliki kegemaran dalam membaca. Biasanya kondisi ini muncul karena mayoritas anak muda mempunyai rutinitas keseharian ataupun aktivitas digital yang padat sehingga mengakibatkan adanya kebiasaan menikmati konten singkat di platform digital.
Hal ini disampaikan Aninda seorang penulis novel pada program acara Jaga Malam, Pro 2 RRI Sibolga pada Jumat, 12 Juni 2026. Banyak orang yang memaksakan dirinya untuk keluar dari masa reading slump dengan cara menyelesaikan buku tebal.
Padahal, hal tersebut dapat membuat seseorang semakin kelelahan dan kehilangan minat untuk membaca.
"Nulis aja susah apalagi baca, kalau kita paksa untuk baca buku setebal-tebalnya malah makin pusing, kan jadi banyak materi berlebihan yang masuk" Ujarnya.
Salah satu cara yang jarang orang ketahui adalah dengan membaca ulang adegan favorit pada sebuah buku yang pernah kita baca dan bahkan pernah memberikan kesan mendalam. Hal ini dinilai mampu membangkitkan motivasi akan rasa nyaman terhadap aktivitas membaca tanpa harus menyelesaikan buku baru.
Aninda juga menyarankan agar anak muda mencoba mengubah suasana dalam aktivitas membaca agar mendapatkan kesan berbeda. Contohnya yaitu sambil mendengarkan musik favorit, taman yang memiliki suasana alam, kafe yang memiliki ketenangan ditemani sajian favorit, hingga perpustakaan yang hening dan banyak ventilasi udara melalui jendela.
Ia menilai dengan perubahan suasana dapat membantu otak lebih rileks dan perlahan mengembalikan konsentrasi membaca.
"Mood makin baik, pasti fokus kita makin meningkat, bukan buku yang bikin bosan tapi kita aja yang masih belum tahu harus ngapain" Katanya.
Selain itu, membaca kumpulan cerpen, komik, atau puisi pendek juga dapat membantu seseorang kembali menikmati proses membaca tanpa harus terbebani akan ratusan halaman sekaligus. Oleh karena itu, ia berharap anak muda tidak merasa bersalah ketika mengalami reading slump karena kondisi tersebut bisa terjadi pada siapapun, termasuk penulis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....