Hip-dut Warnai Hari Musik Sedunia

  • 22 Jun 2026 07:56 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Hari Musik Sedunia diperingati setiap 21 Juni di berbagai negara. Momentum ini menjadi ruang untuk merayakan keragaman genre musik yang terus berkembang.

Salah satu genre yang sedang mendapat perhatian adalah Hip-dut. Genre ini memadukan unsur hip-hop dengan dangdut dalam satu karya musik.

Hip-dut berkembang pesat melalui media sosial dan platform musik digital. Banyak anak muda mulai mengenal genre tersebut melalui lagu-lagu yang viral.

Sejumlah musisi muda turut mempopulerkan Hipdut dalam beberapa tahun terakhir. Naykilla, Jemsii, dan Tenxi menjadi nama yang sering dikaitkan dengan genre ini.

Perpaduan musik modern dan unsur lokal menjadi daya tarik utama Hip-dut. Genre tersebut dinilai mampu menjangkau pendengar dari berbagai kalangan usia.

Dalam acara SPADA Pro 2 RRI Sibolga, Minggu, 21 Juni 2026, topik ini turut dibahas. Pembahasan menyoroti perkembangan Hip-dut sebagai bagian dari kreativitas musisi Indonesia.

Salah seorang pendengar Pro 2 bernama Anggi menilai Hip-dut menghadirkan warna baru dalam industri musik. Menurutnya, genre tersebut terdengar segar dan mudah diterima generasi muda.

"Saya suka karena Hip-dut memadukan musik modern dan dangdut dengan cara yang menarik," ujar Anggi. Ia menambahkan bahwa genre itu menunjukkan musik Indonesia terus berkembang.

Anggi juga berpendapat Hip-dut dapat memperluas minat masyarakat terhadap dangdut. Menurutnya, inovasi genre penting agar musik lokal tetap relevan di berbagai zaman.

Kehadiran Hip-dut menunjukkan musik selalu bergerak mengikuti perkembangan masyarakat. Semangat itu sejalan dengan makna Hari Musik Sedunia yang menghargai keberagaman karya musik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....