Dilema Perawatan Keratin dan Efek Sampingnya bagi Rambut
- 10 Jun 2026 22:52 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga – Impian memiliki rambut lurus dan berkilau secara instan membuat banyak anak muda tertarik mencoba perawatan keratin. Namun, di balik hasil indahnya yang instan, terdapat efek samping jangka panjang yang jarang disadari konsumen. Dokter spesialis kulit dan kelamin, dr. Amanda Silvia, menjelaskan bahwa masalah utama terletak pada formula produknya.
"Banyak produk keratin salon masih mencampur protein alami dengan zat kimia keras bernama formaldehida," ujarnya dalam program siaran Sore Ceria, Selasa, 9 Juni 2026. Menurut Amanda, senyawa kimia tersebut berfungsi sebagai pengunci agar struktur rambut bisa tetap lurus seharian.
Bahaya kesehatan mulai mengintai saat proses pencatokan rambut dengan suhu tinggi dilakukan di dalam salon. Uap yang dihasilkan dari proses tersebut berisiko memicu mata perih, batuk, hingga iritasi kulit kepala.
Efek buruk lainnya justru baru akan terlihat jelas setelah lapisan keratin tersebut mulai luntur. Paparan panas ekstrem dari mesin catok selama perawatan terbukti dapat merusak struktur alami batang rambut.
Kondisi ini membuat rambut konsumen rentan menjadi sangat kering, rapuh, dan mudah sekali mengalami patah. Dampak buruk ini rupanya pernah dirasakan langsung oleh pendengar Pro 2 RRI Sibolga, Claudia.
Ia sempat tergiur mencoba perawatan tersebut demi mendapatkan rambut lurus secara instan. "Awalnya memang bagus dan berkilau banget, tapi setelah beberapa bulan, lapisan keratinnya hilang dan rambut saya malah jadi gampang patah dan kasar," ujarnya.
Bagi yang ingin mencoba perawatan ini, disarankan untuk lebih selektif memilih salon. Pastikan kamu selalu bertanya dan memilih produk yang sudah mengantongi label bebas formaldehida.
Langkah pencegahan lain yang bisa kamu lakukan adalah memakai masker pelindung selama proses aplikasi berlangsung. Cara ini cukup efektif untuk meminimalkan paparan uap kimia berbahaya agar tidak terhirup tubuh.
Merawat rambut dengan bahan alami dari rumah seperti minyak kelapa juga bisa menjadi pilihan terbaik. Meskipun hasilnya membutuhkan waktu lebih lama, metode alami jauh lebih aman untuk kesehatan jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....