Halalbihalal Simbol Maaf dan Persatuan Bangsa
- 26 Mar 2026 22:31 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga – Perayaan Idulfitri di Indonesia selalu identik dengan tradisi Halalbihalal, sebuah momen saling memaafkan yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya masyarakat. Selain sebagai ajang silaturahmi, Halalbihalal dinilai sebagai momentum penting untuk menjernihkan kembali hubungan yang sempat renggang antarindividu maupun kelompok.
Ahmad Fauzi, menjelaskan bahwa istilah ini mulai populer secara nasional sejak tahun 1948 melalui inisiasi KH Abdul Wahab Hasbullah. Saat itu, tokoh ulama tersebut menyarankan Presiden Soekarno untuk mengadakan pertemuan tokoh politik di Istana Negara guna meredam konflik pascakemerdekaan.
"Halalbihalal bukan sekadar berkunjung, tetapi sebuah diplomasi spiritual. Melalui momen ini, para pemimpin bangsa saat itu duduk bersama untuk saling menghalalkan kesalahan dan mengurai kekusutan politik demi keutuhan NKRI," ujar Ahmad Fauzi melalui sambungan telepon di program SPADA pada Kamis, 19 Maret 2026.
Secara etimologi, Ahmad menambahkan bahwa kata "halal" dalam konteks ini berarti menyelesaikan masalah atau menghalalkan kembali hubungan yang sempat "haram" karena perselisihan. Ia mengatakan bahwa tradisi serupa sebenarnya sudah terekam sejak masa Mangkunegara I di Surakarta, di mana diadakan pertemuan rutin pasca-salat Id antara pemimpin dan rakyatnya untuk saling memaafkan.
"Esensi dari Halalbihalal adalah keterbukaan hati. Kita tidak hanya bersalaman secara fisik, tetapi secara sadar menghapus dendam dan membuka lembaran baru yang lebih bersih setelah sebulan penuh berpuasa," jelasnya.
Di era modern, Halalbihalal kini berkembang pesat dalam berbagai bentuk, mulai dari acara open house keluarga, instansi pemerintah, hingga pertemuan daring bagi mereka yang terpisah jarak. Meski kemasannya berubah, nilai utama yang diusung tetap sama, yakni memperkuat tali persaudaraan atau ukhuwah.
Ahmad juga mengingatkan bahwa momentum ini harus dimanfaatkan dengan tulus agar tidak terjebak dalam formalitas belaka. Ia berharap masyarakat Sibolga dapat menjaga semangat Halalbihalal sepanjang tahun, sehingga keharmonisan sosial tetap terjaga di tengah keberagaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....