Musik Bernuansa Agresif Tidak Selalu Diminati Semua Kalangan
- 25 Jun 2025 09:01 WIB
- Sibolga
KBRN, Sibolga: Musik dengan karakter agresif atau bising jarang diputar di Pro2 RRI Sibolga karena dianggap tidak sesuai dengan selera mayoritas pendengar. Menurut Jhony Sihombing, Musik Direktor (MD) Pro2, pilihan lagu yang disiarkan harus mempertimbangkan kenyamanan audiens secara umum.
Jhony menjelaskan bahwa Pro2 menyasar segmen remaja dan dewasa muda yang lebih menyukai musik dengan tempo dinamis namun tetap nyaman di telinga. "Kalau musiknya terlalu keras atau distorsinya berlebihan, banyak yang langsung pindah channel," ungkapnya saat ditemui di ruang produksi RRI Sibolga, Selasa (24/6).
Ia menambahkan bahwa pihaknya pernah mencoba memasukkan satu dua lagu bergenre metal alternatif, namun hasil evaluasi rating menunjukkan penurunan jumlah pendengar pada jam tersebut. Ini menjadi pertimbangan penting dalam menyusun playlist harian.
Selain itu, Jhony juga menyebutkan bahwa sebagian besar musik agresif memiliki lirik yang tidak selalu bisa disaring untuk semua umur. Padahal, Pro2 memiliki tanggung jawab sebagai media publik yang menjaga norma dan kenyamanan siaran.
"Kontennya harus tetap aman untuk disimak siapa saja. Bukan berarti kita menolak genre keras, tapi harus melihat konteks dan waktu siaran juga," katanya. Menurutnya, genre seperti EDM ringan, pop alternatif, dan reggae lebih aman dikonsumsi publik luas.
Jhony menegaskan bahwa musik keras tetap punya tempat tersendiri, "saya pribadi suka dengar kalau dirumah, namun untuk radio umum seperti Pro2 harus berpegang pada format dan target audiens", ucap Jhony.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....