Riady: Musik Lambat Berlebihan Ganggu Produktivitas

  • 25 Jun 2025 08:47 WIB
  •  Sibolga

‎KBRN, Sibolga: Riady Purba, seorang pekerja swasta warga Barus, Tapanuli Tengah, mengungkapkan bahwa musik dengan tempo sangat lambat dapat mengganggu produktivitasnya. Musik semacam itu menurutnya bukan membuat rileks, justru memunculkan rasa malas dan murung.

‎“Kalau lagunya pelan banget dan monoton, saya malah jadi nggak punya tenaga buat kerja,” tutur Riady kepada Pro1 RRI Sibolga, Selasa (24/6/2025).

‎Ia mengatakan bahwa efek lesu itu muncul terutama ketika ia memutar playlist bertempo lambat saat pagi atau siang hari. “Biasanya saya putar buat teman kerja, tapi malah jadi ngantuk dan nggak fokus,” katanya.

‎Riady juga menyebut bahwa musik lambat tanpa perubahan melodi membuat pikirannya terasa berat. “Kayak jalan di tempat. Nggak ada semangatnya sama sekali,” ucapnya.

‎Kini, ia lebih berhati-hati memilih musik untuk waktu tertentu. Saat pagi, ia lebih menyukai musik ringan tapi punya ketukan tetap. “Yang penting bisa bikin badan ikut bergerak, walau cuma di kepala,” jelasnya.

‎Menurut Riady, penting bagi setiap orang memahami bahwa jenis musik sangat memengaruhi semangat dan kondisi psikis. “Jangan sampai musik malah jadi penghambat. Harus tahu kapan dan lagu apa yang pas,” tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....