Usaha Tanpa Gudang, UMKM Tetap Bertumbuh
- 07 Feb 2026 21:15 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Model usaha tanpa gudang atau warehouse less semakin diminati pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah UMKM. Hal ini diungkapkan Rizal seorang pemerhati e-commerce pada program acara Santai Siang, Pro 2 RRI Sibolga pada Sabtu, 7 Februari 2026.
Konsep ini memungkinkan pelaku usaha menjalankan bisnis tanpa harus menyimpan barang sendiri. "Konsep ini cocok untuk pemula yang belum punya lahan atau modal minim, karena kan biaya operasional pasti tidak sedikit kalau kita pakai gudang," Ujarnya.
Perkembangan teknologi digital dan platform e-commerce menjadi faktor utama yang mendorong tren usaha tanpa gudang. UMKM kini dapat memasarkan produk, menerima pesanan hingga mengatur pengiriman hanya melalui gadget.
Rizal mengungkapkan bisnis tanpa gudang ini yang seringkali disebut dropshipper relevan dengan kondisi UMKM saat ini. "Sebagai pelaku usaha UMKM ini punya kunci yang utama yaitu efisiensi, khususnya pelaku usaha yang minim modal di tengah persaingan ketat," Katanya.
Dengan cara dropshipper tanpa gudang ini, UMKM dapat menekan risiko akibat barang tak terjual. Selain itu, modal usaha dapat dialihkan untuk memperkuat promosi digital dan inovasi produk.
Rizal mengingatkan bahwa usaha ini memiliki tantangan terutama dalam menjaga kualitas produk dan ketepatan pengiriman. Pelaku usaha dituntut untuk selektif dalam memilih mitra kerja agar kepercayaan pelanggan tetap terjaga.
Ia pun dengan optimis mengatakan kedepannya UMKM ini akan terus berkembang seiring meningkatnya literasi digital UMKM. Maka dari itu, pelaku usaha diharapkan terus belajar dan beradaptasi dengan teknologi di era digital saat ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....