Wisata Wellness Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
- 28 Jan 2026 23:40 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Pengembangan wisata wellness dinilai mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif daerah melalui pemanfaatan potensi lokal dan layanan berbasis kesehatan.
Wisata wellness kini menjadi salah satu segmen pariwisata yang berkembang pesat. Konsep wisata ini memadukan layanan kesehatan holistik dengan pengalaman liburan, sehingga menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat dan pelaku industri kreatif.
Hal tersebut disampaikan Pengamat Pariwisata, Rina Siregar, Rabu, 28 Januari 2026, dalam program SPADA Pro 2 RRI. Ia mengatakan, wisata wellness memiliki daya tarik yang kuat karena menjawab kebutuhan wisatawan akan liburan yang menyehatkan sekaligus bermakna.
“Wisata wellness tidak hanya menawarkan destinasi, tetapi juga pengalaman pemulihan kesehatan melalui terapi holistik yang terstruktur. Ini menjadi nilai tambah bagi sektor pariwisata,”ujarnya.
Rina menjelaskan, contoh wisata wellness yang berkembang meliputi retreat yoga di kawasan pantai dan pegunungan, resort kesehatan dengan layanan spa tradisional, hingga desa wisata yang mengangkat pengobatan herbal dan kearifan lokal. Seluruh aktivitas tersebut melibatkan pelaku lokal sebagai bagian dari rantai ekonomi kreatif.
Menurutnya, wisata wellness turut mendorong tumbuhnya produk ekonomi kreatif seperti jamu modern, aromaterapi, produk spa berbahan alami, kuliner sehat, hingga jasa terapis lokal.
“Ini membuka lapangan kerja dan meningkatkan nilai ekonomi produk lokal,” katanya.
Rina menambahkan, agar wisata wellness dapat berkembang secara berkelanjutan, diperlukan dukungan regulasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta promosi yang konsisten.
“Jika dikelola dengan baik, wisata wellness bisa menjadi unggulan pariwisata daerah sekaligus penggerak ekonomi kreatif,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....