Contoh Loyalty Program Membership yang Bisa Diterapkan UMKM
- 24 Sep 2025 10:38 WIB
- Sibolga
KBRN, Sibolga : Banyak UMKM yang masih berpikir loyalty program itu hanya untuk perusahaan besar. Padahal, program ini bisa dibuat sederhana dan disesuaikan dengan kapasitas usaha kecil. Yuri Tambunan melalui pesan WhatsApp saat Santai Siang RB Tematik UMKM Pro 2 Sibolga, Selasa (23/9/2025) mengatakan cara paling sederhana adalah membuat program poin yang dapat ditukar dengan produk atau diskon, dimana setiap pembelian akan mendapatkan poin tertentu yang diakumulasi hingga mencapai jumlah yang bisa ditukar.
“Misalnya, setiap pembelian Rp50.000 pelanggan dapat 1 poin dan jika sudah terkumpul 10 poin, pelanggan bisa menukarkannya dengan produk gratis atau potongan harga. Program seperti ini efektif mendorong pelanggan melakukan pembelian berulang karena mereka ingin mengumpulkan poin lebih cepat,” katanya.
Selain program poin, Yuri juga mengatakan penggunaan kartu keanggotaan fisik yang bisa dicap atau diberi tanda setiap kali pelanggan bertransaksi juga dapat dibuat. Konsep ini cocok untuk usaha seperti kedai kopi, toko roti, atau barbershop yang memiliki pelanggan rutin.
“Contohnya, setelah 9 kali pembelian, pelanggan akan mendapat minuman atau layanan gratis untuk pembelian ke-10. Meski sederhana, cara ini terbukti ampuh menciptakan keterikatan dan membuat pelanggan merasa dihargai,” tambahnya.
Bagi UMKM yang ingin meningkatkan pengalaman pelanggan, Yuri menyarankan membuat tier membership atau level keanggotaan. Misalnya, ada kategori Bronze, Silver, dan Gold, yang masing-masing memberi keuntungan berbeda.
“Bronze bisa untuk pelanggan baru, Silver untuk pelanggan yang sudah mencapai transaksi tertentu, dan Gold untuk pelanggan setia dengan jumlah belanja paling tinggi. Dengan sistem level, pelanggan termotivasi untuk naik ke level yang lebih tinggi agar mendapat benefit lebih besar,” ujarnya.
Di era digital, Yuri juga menilai penggunaan aplikasi atau platform loyalty program yang kini semakin terjangkau bahkan untuk UMKM. Aplikasi ini bisa membantu mencatat poin secara otomatis, mengirimkan promo melalui notifikasi, hingga menganalisis perilaku pelanggan.
“Banyak aplikasi berbasis cloud yang menawarkan layanan ini dengan biaya bulanan yang relatif murah. UMKM tidak perlu repot mencatat manual, dan pelanggan juga merasa lebih mudah karena semuanya tercatat di ponsel mereka,” jelasnya.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa contoh-contoh tersebut bukan sekadar memberi keuntungan jangka pendek, tetapi juga membantu membangun data pelanggan, meningkatkan kepuasan, dan menciptakan hubungan yang lebih erat. “Loyalty program adalah investasi jangka panjang, sehingga dengan strategi yang tepat, pelanggan lama akan setia, pelanggan baru akan terus datang, dan profit UMKM akan semakin stabil,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....