Loyalty Program Membership Tekan Biaya dan Bangun Reputasi
- 24 Sep 2025 10:25 WIB
- Sibolga
KBRN, Sibolga : Program keanggotaan pelanggan loyalty Program Membership yang dapat dilakukan oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tidak hanya membantu menjangkau pasar yang lebih luas, tetapi juga memberi dampak positif pada efisiensi biaya, reputasi merek, hingga peningkatan profit. Hal itu disampaikan Yuri Tambunan melalui pesan WhatsApp saat Santai Siang RB Tematik UMKM Pro 2 Sibolga, Selasa (23/9/2025).
“Di era persaingan yang begitu ketat, UMKM perlu berinovasi agar pelanggan tidak hanya datang sekali lalu pergi. Loyalty program membership adalah cara untuk mengikat pelanggan secara emosional sekaligus memberikan nilai tambah bagi mereka,” katanya.
| Baca juga: Peluang Bisnis Online di Daerah |
Yuri mengatakan bahwa mempertahankan pelanggan lama jauh lebih murah daripada mencari pelanggan baru. Biaya iklan, promosi, dan kampanye pemasaran untuk akuisisi pelanggan baru biasanya memakan porsi besar dari anggaran dengan loyalty program, UMKM dapat mengurangi biaya tersebut karena pelanggan lama akan melakukan pembelian berulang tanpa perlu terus-menerus diberikan promo besar.
“Biaya marketing bisa ditekan karena pelanggan yang loyal cenderung datang sendiri tanpa perlu dipancing iklan setiap saat. Bahkan mereka sering membawa pelanggan baru melalui rekomendasi atau word of mouth,” ungkapnya.
Menurut Yuri, Program keanggotaan juga membantu membangun citra positif bagi sebuah usaha karena pelanggan akan merasa lebih dihargai ketika mendapatkan perlakuan khusus, seperti diskon anggota, hadiah poin, atau promo eksklusif. Hal ini akan meningkatkan kepuasan dan mendorong mereka untuk berbagi pengalaman positif kepada orang lain.
“Reputasi merek yang baik terbentuk dari pengalaman pelanggan yang menyenangkan. Program ini membuat UMKM terlihat lebih profesional, terorganisir, dan peduli terhadap konsumennya,” tambahnya.
Salah satu manfaat terbesar dari loyalty program adalah kemampuan untuk mengumpulkan data pelanggan secara sistematis. Melalui pendaftaran anggota, UMKM bisa mengetahui nama, preferensi, pola belanja, dan frekuensi transaksi pelanggan., sehingga data ini dapat digunakan untuk membuat keputusan bisnis yang lebih tepat.
“Dengan data yang akurat, UMKM bisa merancang promosi sesuai kebutuhan pelanggan, menentukan stok produk yang benar-benar laris, hingga memprediksi tren belanja. Ini membuat setiap langkah bisnis lebih terukur dan efisien,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....