Promosi Dari Mulut Ke Mulut Versi Era Digital

  • 27 Mei 2025 17:40 WIB
  •  Sibolga

KBRN, Sibolga : Promosi dari mulut ke mulut atau word of mouth marketing (WOM) masih memegang peran penting dalam membentuk citra dan kepercayaan terhadap sebuah produk atau layanan. Hal itu disampaikan Yuli Astuti melalui pesan WhatsApp saat Santai Siang/RB Tematik UMKM Pro 2 Sibolga, Selasa (27/5/2025).

"Teknologi boleh berubah, algoritma bisa diperbarui, tetapi satu hal yang tidak pernah berubah adalah kepercayaan. Dan kepercayaan yang muncul dari rekomendasi teman, keluarga, atau bahkan sesama pengguna di internet memiliki nilai yang sangat tinggi dalam proses pengambilan keputusan konsumen," katanya.

Ia mengatakan bahwa WOM kini tidak hanya terjadi secara langsung dalam percakapan tatap muka, tetapi juga meluas ke ruang-ruang digital seperti media sosial, forum diskusi, ulasan produk di e-commerce, hingga video testimoni di platform seperti YouTube dan TikTok.

"Satu unggahan positif dari konsumen di Instagram bisa menjangkau ratusan bahkan ribuan orang. Inilah bentuk promosi dari mulut ke mulut versi era digital. Tidak perlu biaya besar, tetapi dampaknya luar biasa jika dilakukan dengan tepat," tambahnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa efektivitas WOM justru meningkat di era digital karena informasi dapat menyebar dengan cepat dan meluas. Namun, ia mengingatkan bahwa hal ini juga berlaku sebaliknya, satu pengalaman buruk yang dibagikan konsumen bisa berpengaruh besar terhadap reputasi merek.

"Oleh karena itu, penting bagi setiap pelaku UMKM untuk tidak hanya fokus pada kualitas produk, tetapi juga pada pengalaman konsumen secara menyeluruh. Mulai dari pelayanan, kemudahan bertransaksi, hingga respon terhadap keluhan pelanggan," ujarnya.

Lebih lanjut, Yuli mengajak pelaku UMKM untuk mulai mengaktifkan konsumen loyal sebagai brand advocate. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan insentif sederhana seperti diskon khusus, pengakuan di media sosial, atau bahkan sekadar ucapan terima kasih yang personal.

"Konsumen yang merasa dihargai akan lebih terbuka untuk merekomendasikan produk kita. Jangan remehkan kekuatan testimoni jujur dari orang biasa karena mereka justru lebih dipercaya dibanding iklan formal," ujar Yuli.

Ia menyampaikan agar UMKM tidak terpaku pada strategi pemasaran yang kompleks atau mahal. Membangun relasi yang baik dengan konsumen dan memberikan pengalaman yang menyenangkan adalah investasi jangka panjang yang paling berharga.

"Di dunia yang serba digital ini, justru pendekatan yang paling humanis, kejujuran, kepercayaan, dan hubungan personal yang memberikan dampak paling besar dalam membangun merek yang kuat," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....