UMKM: Kegagalan Tak Patahkan Semangat
- 22 Apr 2025 22:53 WIB
- Sibolga
KBRN, Sibolga : Program Jaga Malam Pro 2 RRI Sibolga edisi Jumat (22/4/2025) membahas kisah pahit UMKM yang meredup. Doni Lase, pengusaha muda Sibolga, membagikan pengalamannya saat usaha pisang lumer dan crispy harus tutup.
Usaha tersebut baru berjalan beberapa bulan saat akhirnya terpaksa dihentikan karena minimnya pembeli yang datang. Meski awalnya penuh semangat, kenyataan di lapangan tidak seperti yang ia bayangkan sebelumnya.
Ia mengaku telah mencoba berbagai strategi promosi dan penyesuaian rasa produk yang dijual. Namun, usaha itu tetap tidak mampu menarik banyak pelanggan dalam waktu yang cukup panjang.
Doni menyebut faktor lokasi jualan yang kurang strategis turut memengaruhi rendahnya daya tarik usaha miliknya. Ditambah lagi, pesaing sejenis di kota Sibolga sudah lebih dulu dikenal dan dipercaya masyarakat.
Tak hanya soal pelanggan, ia juga harus menanggung kerugian bahan baku yang terbuang setiap harinya. Beban operasional seperti sewa tempat dan modal awal semakin menumpuk tanpa pemasukan yang sebanding.
Meski begitu, Doni tetap melihat pengalaman ini sebagai pembelajaran yang sangat berharga bagi dirinya pribadi. Ia belajar pentingnya riset pasar lebih dalam sebelum memutuskan memulai jenis usaha tertentu.
Ia juga menyadari bahwa semangat dan ide saja tak cukup tanpa perencanaan matang dan jaringan dukungan kuat. Selain itu, kemampuan beradaptasi dan membaca tren menjadi kunci bertahan dalam dunia bisnis kuliner.
Doni tidak malu mengakui kegagalannya, justru ia merasa bangga sudah berani mencoba dan mengambil risiko. Ia berpesan kepada anak muda lainnya untuk tidak takut gagal karena kegagalan bukan akhir segalanya.
Baginya, kegagalan adalah guru terbaik yang mengajarkan realita keras dunia usaha dan pentingnya ketekunan. Ia pun berharap kisahnya bisa jadi pelajaran bagi calon pengusaha muda agar lebih siap melangkah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....