Logo sebagai Representasi Visual UMKM dan Identitas Usaha
- 22 Apr 2025 18:05 WIB
- Sibolga
KBRN, Sibolga : Logo bukan hanya elemen dekoratif semata, melainkan merupakan representasi visual dari identitas sebuah usaha, yang memiliki peran penting dalam strategi pemasaran dan pembeda dari kompetitor, sehingga para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) penting untuk mulai memberi perhatian serius terhadap logo usaha mereka.
Hal itu disampaikan Ahmad Simanjuntak melalui pesan WhatsApp saat Santai Siang-RB Tematik UMKM Pro 2 Sibolga, Selasa (22/4/2025). Ahmad menjelaskan bahwa di tengah persaingan pasar yang semakin ketat, UMKM harus mampu tampil menonjol dan mudah dikenali oleh konsumen, dengan menerapkan salah satu cara paling efektif melalui logo yang kuat dan konsisten.
"Logo adalah wajah dari usaha karena lewat logo, konsumen bisa melihat karakter, visi, bahkan profesionalisme dari sebuah bisnis. Sayangnya, masih banyak UMKM yang menganggap logo tidak penting, padahal justru inilah salah satu kunci agar usaha mereka bisa lebih dikenal luas," ujarnya.
| Baca juga: Kopi Susu Kekinian Dari Gaya hingga Bisnis |
Lebih lanjut ia mencontohkan bagaimana logo mampu memberikan kesan pertama yang kuat kepada calon pelanggan. “Coba kita lihat brand-brand besar, dari logo saja, tanpa perlu nama, kita sudah bisa langsung tahu, ‘oh ini brand A atau brand B’, itu artinya logo memiliki daya ingat yang kuat, dan itu yang perlu ditiru oleh pelaku UMKM,” katanya.
Ahmad menyebutkan bahwa logo juga merupakan bagian dari strategi pemasaran yang sering kali terlupakan. Menurutnya, pemasaran bukan hanya soal promosi atau diskon, tetapi juga tentang membangun citra merek yang kuat di pikiran konsumen.
"Logo bisa tampil di berbagai media, dari kemasan, banner, hingga media sosial. Kalau dibuat dengan serius dan konsisten digunakan, logo akan menjadi alat pemasaran pasif yang bekerja setiap saat., sehingga konsumen akan mengasosiasikan logo tersebut dengan produk dan pengalaman yang mereka rasakan," ujarnya.
Ahmad juga menilai pentingnya desain logo yang profesional. Ia menyarankan agar para pelaku UMKM tidak asal membuat logo, melainkan memikirkan dengan matang filosofi, warna, bentuk, dan keterkaitannya dengan karakter usaha.
"Logo yang asal-asalan bisa justru merugikan. Ia tidak menyampaikan pesan apa pun dan bahkan bisa membuat bisnis terlihat kurang serius. Padahal, sekarang banyak desainer lokal yang bisa diajak kerja sama dengan harga terjangkau," tambahnya.
Ia pun mengajak pemerintah, komunitas kreatif, dan pelaku industri kreatif untuk turut aktif membantu UMKM dalam hal edukasi visual branding, termasuk pembuatan logo. “Kalau kita ingin UMKM naik kelas, maka kita harus bantu mereka membangun identitas yang kuat, dan logo adalah langkah awalnya,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....