Waspada, Pelaku UMKM Diburu Para Penipu !
- 19 Feb 2025 13:48 WIB
- Sibolga
KBRN, Sibolga : Belakangan ini, banyak pelaku UMKM dihubungi oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Melalui sambungan telepon maupun aplikasi whatsapp, mengaku sebagai petugas pendataan dari salah satu instansi pemerintah, menawarkan bantuan untuk pendaftaran pembaharuan dan penghapusan terkait ijin usaha atau NIB serta menawarkan bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM.
Dengan foto profil whatsapp yang menarik, gaya komunikasi yang sangat santun dan formal, semakin membuat pelaku UMKM tidak menyadari bahwa dirinya sedang menjadi target penipuan,” kata Ketua Komunitas Pokus (Pondok UMKM Kota Sibolga), Jonni Hanop Harahap (19/2/2025).
| Baca juga: Pameran Tetap Efektif Bantu UMKM |
Modus penipuan diawali dengan perkenalan diri sebagai petugas resmi dari salah satu instansi pemerintah, bersamaan dengan itu, penipu mengirimkan data-data pelaku UMKM ke nomor whatsapp pelaku UMKM yang menjadi target penipuan tersebut. Setelah itu si penipu akan menelepon pelaku UMKM untuk menawarkan bantuan terkait ijin usaha maupun bantuan modal usaha.
Ketika pelaku UMKM percaya atas ucapan “gombal” si penipu, maka pelaku UMKM akan dikirimkan link yang mengarah ke situs web palsu. Kemudian penipu meminta pelaku UMKM untuk mengisi data pribadi, seperti NIK,NPWP, Nomor Rekening, serta kata sandi akun. Dan data-data tersebut akan disalahgunakan oleh penipu. Aksi penipuan yang mengincar pelaku UMKM ini sudah sangat meresahkan pelaku UMKM, tanpa terkecuali pelaku UMKM di Kota Sibolga.
| Baca juga: Peningkatan Kapasitas UMKM di Era Digital |
“Bagi pelaku UMKM yang tergabung di dalam komunitas UMKM biasanya akan terhindar dari aksi penipuan seperti ini, meskipun tidak seratus persen, setidaknya dapat meminimalisir jumlah korban akibat penipuan yang menyasar pelaku UMKM.,” sambungnya.
Hal ini disebabkan pelaku UMKM yang menjadi anggota komunitas UMKM selalu aktif berbagi informasi, khususnya terkait isu-isu UMKM yang sedang hangat. Seperti pelaku UMKM yang tergabung di dalam komunitas Pondok UMKM Kota Sibolga atau Pokus.
Selain itu, komunitas juga memiliki jaringan sesama komunitas UMKM dan pelaku UMKM di seluruh Indonesia, sehingga informasi terkait UMKM akan lebih mudah dan lebih cepat didapatkan oleh pelaku UMKM yang tergabung di dalam satu komunitas.
Tetapi bagi pelaku UMKM yang tidak memiliki komunitas atau tidak memiliki komunikasi yang baik dengan sesama pelaku UMKM akan sangat riskan menjadi korban penipuan “mahluk” yang tidak bertanggungjawab.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....