Akses Pasar Hambat Pengembangan Kerajinan Bambu
- 19 Jan 2025 16:21 WIB
- Sibolga
KBRN, Sibolga: Kerajinan bambu memiliki potensi besar meningkatkan perekonomian masyarakat. Namun, meskipun produknya berkualitas, keterbatasan akses pasar menjadi tantangan utama mengembangkan usaha kerajinan bambu.
Marwan Siregar, pengrajin kerajinan bambu di Tapanuli Selatan, melalui pesan whatsapp, pada program Mozaik Indonesia Cinta Produk Dalam Negeri, Pro 1 RRI Sibolga, Minggu (19/1/2025), mengungkapkan produk kerajinannya selama ini hanya dipasarkan di pasar lokal atau melalui pesanan dari mulut ke mulut.
"Terbatasnya jaringan distribusi menjadi hambatan. Kalau bisa dipasarkan lebih luas, saya yakin produk ini akan diminati banyak orang,” tambahnya.
Untuk mengatasi kendala tersebut, Marwan berupaya memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi. Meski masih belajar, dan berharap platform digital bisa membuka peluang baru untuk usahanya.
Marwan juga berharap adanya dukungan dari pemerintah atau lembaga terkait untuk membantu pengrajin kecil seperti dirinya. melalui pelatihan pemasaran maupun bantuan jaringan distribusi, agar produk kerajinan bambu itu bisa di pasarkan ke luar kota maupun luar negeri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....