Waspadai Transaksi Online agar Terhindar dari Penipuan

  • 26 Mar 2026 16:32 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Aktivitas transaksi keuangan secara online meningkat signifikan selama momentum perayaan Lebaran. Kondisi ini membuka peluang terjadinya berbagai modus penipuan digital yang dapat merugikan masyarakat.

Situasi tersebut membuat masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan saat bertransaksi secara digital. Edukasi terkait keamanan transaksi menjadi hal penting untuk mencegah tindak kejahatan.

Richard Sembiring, pemerhati keuangan di salah satu bank swasta di Sibolga, menyampaikan hal tersebut dalam program Sibolga Menyapa Pro 1 RRI Sibolga, Kamis, 26 Maret 2026. “Jangan mudah percaya pada tautan mencurigakan atau permintaan pembayaran yang tidak jelas asal usulnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan salah satu modus penipuan yang sering terjadi adalah penggunaan kode QR palsu. “Selain itu, penipuan juga kerap dilakukan melalui pesan singkat yang mengatasnamakan kurir paket atau pihak tertentu,” katanya.

Masyarakat juga diminta untuk selalu memeriksa kembali informasi sebelum melakukan transaksi pembayaran. “Pastikan tujuan transaksi benar agar terhindar dari kesalahan pengiriman uang kepada pihak yang tidak dikenal,” jelas Richard.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi dan perbankan. “Jangan pernah membagikan kode OTP atau informasi penting kepada siapa pun untuk menghindari penyalahgunaan,” tegasnya.

Selain itu, penggunaan aplikasi resmi serta pembaruan sistem keamanan perangkat juga sangat dianjurkan. “Langkah ini penting untuk mencegah kejahatan digital yang semakin berkembang,” ungkapnya.

Dengan meningkatkan kewaspadaan, masyarakat dapat melakukan transaksi keuangan secara aman dan nyaman selama periode Lebaran. Edukasi mengenai keamanan digital diharapkan mampu melindungi masyarakat dari berbagai risiko penipuan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....