Bank Indonesia Perkuat Perlindungan Konsumen Digital

  • 25 Feb 2025 21:18 WIB
  •  Sibolga

KBRN, Sibolga: Bank Indonesia terus meningkatkan perlindungan konsumen terhadap risiko penipuan digital seiring dengan meningkatnya penggunaan transaksi non-tunai. Analis Yunior KPwBI Sibolga, Abdullah Alchobi, menekankan pentingnya edukasi masyarakat.

"Kesadaran masyarakat adalah benteng utama dalam menghadapi modus penipuan digital seperti social engineering," kata Abdullah kepada Pro1 RRI Sibolga, Selasa (25/2/2024). Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah panik saat mendapat pesan mencurigakan dan selalu menjaga data pribadi dengan baik.

Untuk meningkatkan perlindungan konsumen, Bank Indonesia memiliki program PeKA (Peduli, Kenali, dan Adukan). "Melalui PeKA, masyarakat diajak lebih waspada terhadap modus penipuan, mengenali potensi risiko, dan segera melaporkan jika mengalami masalah," jelas Abdullah.

Layanan pengaduan juga disediakan bagi masyarakat yang membutuhkan konsultasi terkait sistem pembayaran. "Masyarakat Sibolga dapat datang langsung ke KPwBI Sibolga jika menemui kendala dalam transaksi digital," tambahnya.

Dengan edukasi yang lebih luas, Abdullah berharap masyarakat semakin bijak dalam menggunakan layanan digital. Ia juga mengatakan, Keamanan transaksi harus menjadi prioritas, agar manfaat digitalisasi dapat dirasakan tanpa risiko.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....