Insvestor Jepang Lirik Pertanian dan Pariwisata Toba

  • 04 Apr 2026 17:18 WIB
  •  Sibolga
RRI.CO.ID, Toba - Dua insvestor asal Jepang Kato Kosuke (Direktur Utama EBT Japan) dan Isono (Direktur Utama Bifudo Partner Nusantara) berkunjung ke Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Kamis, 2 April 2026. Keduanya datang bersama Anggota Dewan Provinsi Okayama, Torri, serta Berman Nainggolan (Direktur Utama PT Aishin Naipar Indonesia).

Kunjungan insvestor asa Jepang itu untuk menjajaki peluang investasi di sektor pertanian dan pariwisata di Kabupaten Toba.

Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu yang menyambut kedatangan insvestor tersebut bersama Wakil Bupati Audi Murphy O. Sitorus, serta sejumlah pimpinan OPD dan staf ahli mengatakan, selain memiliki potensi pariwisata yang sangat besar, Kabupaten Toba juga memiliki keunggulan di sektor pertanian, hortikultura, perikanan, serta potensi energi terbarukan yang sangat menjanjikan untuk dikembangkan.

Hal itu disampaikannya melalui Berman Nainggolan, Direktur Utama PT Aishin Naipar Indonesia yang sekaligus sebagai penerjemah ke dua insvestor asal Jepang itu.

"Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Toba membuka diri seluas-luasnya bagi para investor, termasuk dari Jepang, untuk berinvestasi di berbagai sektor strategis di Kabupaten Toba," ujar Bupati.

Bupati juga menyatakan, pihaknya berkomitmen untuk memberikan kemudahan dalam proses perizinan, menjamin kepastian hukum, serta terus meningkatkan dukungan infrastruktur guna menciptakan iklim investasi yang kondusif dan berkelanjutan.

"Kita berharap pertemuan ini dapat menghasilkan langkah-langkah konkret ke depan, termasuk kerja sama yang dapat mendorong transfer teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat Kabupaten Toba," kata Bupati.

Torri, Anggota Dewan Provinsi Okayama, menyampaikan, terkait hasil pertanian, pihaknya dari Provinsi Okayama dapat membantu melalui teknologi.

"Berikutnya, bagian pertanian dari Okayama bisa saya hadirkan langsung ke sini. Dari Okayama, pertanian paling besar adalah anggur dan itu mahal," katanya.

Sementara itu, Isono, Direktur Utama Bifudo Partner Nusantara, menyampaikan bahwa pihaknya siap membuka diri untuk berinvestasi di Kabupaten Toba.

"Bila Bapak-Ibu membuka diri, saya juga membuka diri dalam hal investasi. Dari sekarang saya mohon kerja samanya," ujarnya singkat.

Sementara Kato Kosuke, Direktur Utama EBT Japan menyampaikan, ada tiga sektor yang dapat dikembangkan di Kabupaten Toba, yaitu pertanian, pariwisata, dan kelistrikan.

"Untuk mewujudkan investasi tersebut, terutama di sektor pertanian, dibutuhkan SDM yang benar-benar terlatih dan memahami bidang yang dikerjakan," ujarnya, sembari menyebut pihaknya siap melatih calon pekerja di Jepang.

"Tidak harus berpendidikan tinggi, cukup kemauan dan kegigihan," katanya.

Kemudian ia juga meminta agar Pemkab Toba dapat membantu dalam hal pemberian izin sesuai dengan regulasi yang berlaku di Kabupaten Toba dan Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....