Value for Money di Era Digital

  • 04 Mar 2026 16:25 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Transformasi digital yang mengalami perubahan dengan cepat mendorong perubahan cara masyarakat mengartikan Value for Money. Di era serba daring, perkembangan teknologi secara finansial dan sistem pembayaran digital menjadi contoh nyata bagaiman konsep ini diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini disampaikan oleh Rian Fachrul seorang Dosen Ekonomi pada program acara Santai Siang, Pro 2 RRI Sibolga pada Rabu, 4 Maret 2026. Poin utama Value for Money di era digital mencakup aspek ekonomi dan efisiensi biaya.

Penggunaan dompet digital atau e-wallet, cashback, diskon, dan promo lainnya seringkali dipilih jika dibandingkan dengan uang tunai. "Biasanya seseorang bisa mengatur pengeluaran dengan lebih cermat karena banyak insentif yang ditawarkan platform digital," Ujarnya.

Ia juga menyebutkan efektivitas dan kemudahan menjadi faktor penting dalam membentuk persepsi nilai. Pemanfaatan Qris dan layanan mobile banking dinilai mampu menghemat waktu transaksi secara signifikan.

Transaksi digital yang praktis dan cepat merupakan bentuk nyata Value for Money dalam konteks efisiensi waktu. "Transaksi digital yang bisa dilakukan kapan saja tanpa harus ke bank termasuk efisiensi waktu karena waktu juga punya nilai ekonomi," Tambahnya.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Transparansi dan keamanan pun menjadi bagian penting dalam prinsip Value for Money di era digital ini. Setiap transaksi digital tercatat secara otomatis dalam sistem sehingga memudahkan pemantauan riwayat dan mengurangi risiko kehilangan uang tunai.

Tidak hanya itu, di bagian UMKM terdapat perubahan signifikan dari digitalisasi pembayaran. Dimana melalu platform pembayaran digital, pelaku usaha menerima transaksi secara lebih luas tanpa harus bergantung pada cash.

Dengan berbagai bentuk nyatanya di berbagai sudut pandang, konsep Value for Money di era digital semakin relevan. Lebih jauh, ia mengatakan integrasi teknologi dalam sistem pembayaran dan aktivitas ekonomi bukan hanya soal tren tetapi bagaimana semua pihak mendapatkan manfaat maksimal dari setiap uang yang dibelanjakan.

Rekomendasi Berita