Masinton: Kemiskinan di Tapteng, Tertinggi Kedua Wilayah Sumut

  • 03 Jun 2026 23:31 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Tapteng – Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu menyebut tingkat kemiskinan di daerahnya telah mencapai 11,03 persen dan menjadi yang tertinggi kedua di Sumatera Utara setelah wilayah Kepulauan Nias. Sementara angka pengangguran sebesar 7,21 persen.

“Sebenarnya Tapteng tidak layak miskin, karena memiliki sumber daya alam yang melimpah,” kata Masinton saat rapat paripurna agenda penyampaian keputusan DPRD terkait rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 pada Selasa, 2 Juni 2026.

Selain itu, Masinton juga membeberkan Indeks Desa di Tapteng masih memprihatinkan. Ia menyebut terdapat 22 desa sangat tertinggal, 28 desa tertinggal, 77 desa berkembang, enam desa maju, dan hanya tiga desa mandiri. “Kondisi tersebut tidak terlepas dari tata kelola pemerintahan desa yang selama ini dinilai kacau balau,” lanjutnya.

Namun penyampaian data dan penilaian Masinton itu, ternyata tidak digubris dan malah membuat pimpinan sidang di ketuai Ahmad Rivai Sibarani merasa terganggu. Menurut Rivai, pembahasan Masinton dianggap bergeser dari agenda utama.

Ketua DPRD pun langsung mengambil alih forum dan mengingatkan Masinton agar fokus pada pembahasan LKPJ 2025 yang sedang menjadi agenda resmi rapat. “Kita di sini membahas tentang LKPJ 2025,” sebut Rivai.

Rivai menilai, persoalan kemiskinan dan pengangguran maupun tata kelola desa memang penting dibahas, namun bukan dalam forum sedang berlangsung. Pembahasan itu kata Rivai, dapat disampaikan melalui rapat khusus dengan melibatkan OPD dan DPRD lebih mendalam.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....