Bupati Tapsel Salurkan Bantuan Lanjutan bagi Korban Banjir

  • 02 Mei 2026 13:16 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Tapsel - Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, kembali turun langsung memantau kondisi warga korban banjir pada Jumat, 1 Mei 2026. Dalam kunjungan tersebut, Bupati menyerahkan bantuan lanjutan bagi warga di Hunian Tetap (Huntap) Desa Hapesong Baru dan Hunian Sementara (Huntara) Desa Napa, Kecamatan Batangtoru.

Langkah ini menegaskan fokus pemerintah daerah yang tidak hanya berhenti pada relokasi fisik, tetapi juga memastikan pemenuhan kebutuhan dasar serta penguatan ekonomi warga pascabencana.

Di Huntap Desa Hapesong Baru yang diperuntukkan bagi 227 kepala keluarga (KK), Gus Irawan menyerahkan bantuan kepada 107 KK penghuni. Sebelumnya, 120 KK lainnya telah menerima bantuan serupa saat serah terima kunci yang dihadiri Mendagri Tito Karnavian dan Menteri PKP Maruarar Sirait pada Maret lalu.

Bantuan yang disalurkan kali ini meliputi:

  • Kompor gas lengkap dengan regulator.

  • Perlengkapan dapur dan kontainer penyimpanan.

  • Paket sembako, mi instan, dan perlengkapan tidur (kain sarung, selimut).

  • Perlengkapan ibadah dan kebutuhan bayi (sajadah, pampers).

  • Alat tulis dan perlengkapan sekolah untuk anak SD serta SMP.

“Saya sengaja datang kembali untuk memastikan kondisi masyarakat semakin membaik. Mohon doanya agar kami tetap sehat dan bisa terus melayani,” ujar Gus Irawan di hadapan warga.

Huntap Hapesong Baru yang dibangun atas kerja sama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia ini tercatat sebagai salah satu proyek hunian pascabencana tercepat di Indonesia.

Selain melengkapi fasilitas fisik seperti rumah ibadah dan area bermain, Pemkab Tapsel juga menyiapkan program ekonomi produktif, di antaranya:

  1. Budidaya Ikan Lele: Bantuan kolam bioflok yang hasilnya diproyeksikan sebagai pemasok Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

  2. Sistem Tumpang Sari: Kerja sama dengan PTPN untuk pemanfaatan lahan sawit muda guna penanaman jagung.

“Harapan saya, masyarakat di huntap ini hidup kompak dan saling membantu sesuai falsafah Dalihan Na Tolu. Tetangga adalah penolong pertama saat kita kesulitan,” pesannya.

Kunjungan berlanjut ke Huntara Desa Napa yang kini dihuni oleh 245 KK. Di lokasi yang sempat viral karena fasilitasnya yang lengkap—mulai dari aula hingga lapangan futsal—Bupati kembali menyalurkan paket sembako dan perlengkapan dapur.

Menanggapi aspirasi warga terkait lapangan kerja, Gus Irawan berkomitmen untuk merancang pembangunan huntap permanen sekaligus menyiapkan ruang-ruang usaha mandiri.

Tokoh masyarakat Desa Napa, Ali Sutan Pasaribu, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran langsung sang bupati. “Bantuan ini memberi keyakinan kepada kami bahwa pemerintah tidak meninggalkan kami,” tuturnya.

Siti Kholija Siregar, salah satu penghuni Huntap Hapesong Baru, turut mengamini. “Setelah bencana, usaha kami menurun drastis. Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk kembali bangkit,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....