Flyer Ajakan Deklarasi Faham Itu Hoaks

  • 07 Agt 2024 12:39 WIB
  •  Sibolga

KBRN, Sibolga : Beredar sebuah flyer berisi ajakan deklarasi pasangan bakal calon (balon) Wali kota Sibolga, Fadhil Hutagalung dan Marojahan Panjaitan, di sejumlah akun media sosial (medsos).

Flyer yang beredar, pasangan akronim Faham akan melakukan deklarasi pada Sabtu, 10 Agustus 2024 mendatang, di Center Pemenangan Faham mulai pukul 20.00 WIB.

Selain mencantumkan waktu dan lokasi deklarasi, dipostingan flyer juga berisi dukungan 3 partai politik (parpol) untuk pasangan Fadil-Marojahan atau Faham yakni Golkar, Gerindra dan Demokrat.

Hal itu menjadi topik issue aktual yang disampaikan pada saat program Sibolga Pagi Ini Pro1 RRI Sibolga, Rabu (7/8/2024).

Menanggapi postingan flyer beredar, Boyandika Nasution melalui postingan di akun medsos pribadinya yaitu Facebook menyampaikan, postingan ajakan untuk deklarasi Paslon Faham adalah tidak benar atau hoaks.

"Untuk sanak saudara, agar tidak terpengaruh dengan berita-berita yang mengandung informasi palsu tentang bakal calon Wali kota dan wakil Wali kota Sibolga berisikan deklarasi bersama," imbuh Boy, Rabu (7/8/2024).

"Segala Informasi terkait bakal calon hanya akan diumumkan melalui official akun resmi Muhammad Fadhil Thoib Hutagalung atau Sanak Fadhil Militan Muda Fadhil Hutagalung, Relawan Fadhil dan sebagainya," tambahnya.

Klarifikasi sama juga disampaikan oleh Mangala Sitanggang, selaku juru bicara (jubir) dari pasangan Fadhil-Marojahan melalui live streaming akun Facebook para awak media.

Mangala memastikan, postingan ajakan deklarasi pasangan balon Faham itu, sumbernya bukan dari tim pemenangan atau langsung dari pasangan balon baik Fadhil maupun Marojahan sendiri.

Kemudian, untuk parpol dicantumkan seperti Golkar, Gerindra dan Demokrat, Mangala juga mengajukan permohonan maaf, karena sumbernya bukan dari tim pemenangan Fadhil-Marojahan.

Mangala menilai, akun penyebar ajakan deklarasi pasangan Faham, tidak jelas atau sengaja menggunakan akun fake dengan nama Peserta Anonim, untuk menimbulkan kehebohan bagi publik.

Rekomendasi Berita