Tega Gadaikan Septor Teman Hanya Untuk Bermain Judi Slot
- 06 Jul 2024 12:42 WIB
- Sibolga
KBRN, Sibolga : Hanya untuk bermain judi slot, AS (31) seorang pemuda pengangguran di Batangtoru Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Sumatera Utara melakukan aksi nekat dengan menggadaikan sepeda motor temannya.
Aksi itupun berujung laporan ke Polsek Batang Toru, Polres Tapsel. Kapolsek Batang Toru, Iptu RN Tarigan, menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 8 Juni 2024.
Berawal saat AS datang ke rumah Mustapa Kamal Hasibuan di Desa Napa, Kecamatan Batang Toru, bersama Arsad Harahap. Tujuannya untuk menemui Sahada Riana Hasibuan, teman yang kemudian menjadi korbannya.
Tiba di rumah Mustapa, mereka tidak menemukan Sahada yang sedang pergi ke Kota Padangsidimpuan. AS dan Arsad memutuskan menunggu kedatangan Sahada di rumah Mustapa yang saat itu sedang melakukan hajatan, sehingga AS bergabung dengan pekerja yang sedang memasang tenda hajatan.
Berselang satu jam kemudian, keponakan Sahada datang dengan sepeda motor hitam miliknya. Niat jahat AS pun muncul. AS meminjam sepeda motor keponakan Sahada, yang tanpa curiga memberikannya kunci motor tersebut.
“Keponakan korban (Sahada), memberikan kunci kontak sepeda motor tersebut ke pelaku,” tutur Kapolres Tapsel melalui Kapolsek Batang Toru, Iptu RN Tarigan, Jumat (05/07/2024).
AS dan Arsad membawa sepeda motor itu ke arah Padangsidimpuan. Setibanya di Desa Pintu Padang, Kecamatan Batang Angkola, AS bertemu dengan seorang pria tak dikenal.
AS lantas menawarkan motor tersebut itu untuk digadai. Pria tersebut mempertemukan AS dengan E, yang kemudian menerima gadaian motor itu dengan surat perjanjian seharga Rp 2 juta.
“Setelah mendapatkan uang hasil gadaian sepeda motor korban, pelaku mempergunakannya untuk main judi slot dan minum tuak (minuman keras lokal),” terang Kapolsek.
Selanjutnya pada Jumat, (14/06/2024), AS bertemu kembali dengan Mustapa dan menanyakan keberadaan sepeda motor adiknya.
AS tidak dapat mengelak dan mengaku telah menggadaikan sepeda motor tersebut kepada E.
Mustapa dan korban sempat mencari sepeda motor itu ke Desa Pintu Padang namun tidak berhasil menemukannya, hingga Mustapa membawa AS kembali ke rumahnya.
Di rumah Mustapa, sudah banyak warga yang menunggu kedatangan AS, hingga akhirnya AS dibawa ke Polsek Batang Toru untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Karena warga sudah terlalu ramai menunggu di kediaman Mustapa, akhirnya mereka membawa pelaku ke Polsek Batang Toru guna pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Kapolsek.