Negara paling "Lapar" Energi, Ini Pemicunya
- 20 Sep 2026 22:23 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Siapa sebenarnya yang paling banyak menelan energi di planet ini? Jawabannya bukan Amerika Serikat, melainkan Tiongkok.
Data Energy Institute Statistical Review of World Energy 2025 mencatat konsumsi energi Tiongkok capai 162,19 exajoule. Angka itu setara 27 persen dari total konsumsi energi global.
Amerika Serikat harus puas di posisi kedua. Selisihnya cukup jauh, tak sampai dua pertiga dari milik Tiongkok.
Konsumsi listrik Tiongkok malah lebih fantastis lagi. National Energy Administration China mencatat angkanya tembus 10,4 triliun kWh pada 2025.
Jumlah itu dua kali lipat Amerika Serikat. Bahkan melebihi gabungan Uni Eropa, Rusia, India, dan Jepang sekaligus.
Penyebab utamanya jelas, Tiongkok adalah pabrik dunia. China Electricity Council melaporkan konsumsi listrik manufaktur teknologi tinggi naik 6,4 persen.
Populasi 1,4 miliar jiwa juga jadi faktor besar. Kebutuhan listrik rumah tangga dan industri terus melonjak setiap tahun.
Tiongkok memang gencar beralih ke energi terbarukan. Global Energy Monitor mencatat kapasitas energi bersihnya capai 1.494 GW.
Angka itu melampaui kapasitas fosil untuk pertama kalinya. Porsi batu bara turun dari 64 persen jadi 42,7 persen.
Tapi batu bara masih belum ditinggalkan sepenuhnya. Enerdata mencatat Tiongkok masih konsumsi 55 persen batu bara global.
Jadi konsumsi energi raksasa Tiongkok bukan sekadar pemborosan. Ini cerminan perannya sebagai pabrik dan pasar dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....