Antisipasi Kabut Asap, Pemkot Padangsidimpuan Bagikan Masker Gratis

  • 10 Sep 2026 14:04 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Padangsidimpuan - Pemerintah Kota Padangsidimpuan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi dampak buruk kabut asap. Fenomena kiriman asap ini merupakan imbas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda sejumlah wilayah tetangga, termasuk Riau dan Kalimantan.

Langkah preventif tersebut diwujudkan melalui pembagian masker gratis kepada masyarakat yang melintas di berbagai jalan protokol Kota Padangsidimpuan pada Selasa 8 September 2026. Aksi sosial ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas kesehatan warga dari ancaman polusi udara.

Pelaksanaan aksi di lapangan melibatkan kolaborasi lintas sektor yang cukup solid. BPBD Kota Padangsidimpuan bergerak bersama personel TNI, Polri, hingga pengurus TP PKK untuk membagikan masker secara merata kepada para pengguna jalan dan pedagang.

Sebanyak 500 lembar masker disalurkan secara serentak di enam titik lokasi strategis. Titik penyaluran meliputi Simpang Tiga Palopat Pijorkoling, Simpang Silandit, Simpang Tugu Siborang, Pos Kota, Simpang Tiga Sadabuan, serta area depan Terminal Batunadua.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padangsidimpuan, Dedi Iriansyah, menegaskan bahwa aksi ini merupakan instruksi langsung dari pimpinan daerah. Langkah ini berfokus pada pencegahan dini agar paparan asap tidak membahayakan sistem pernapasan masyarakat saat beraktivitas di luar rumah.

"Berdasarkan instruksi, arahan, dan bimbingan Bapak Wali Kota Padangsidimpuan, kita bekerja sama dengan TNI, Polri, dan Ibu-Ibu PKK untuk melakukan pembagian masker di enam titik wilayah Kota Padangsidimpuan," ujar Dedi Iriansyah di sela-sela kegiatan.

Dedi menambahkan bahwa pembagian masker ini diharapkan dapat meminimalkan risiko penyakit akibat paparan polusi udara. Upaya penanganan darurat terpadu ini membuktikan kehadiran dan kepedulian Pemkot Padangsidimpuan dalam memastikan perlindungan kesehatan warga tetap menjadi prioritas utama.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....