TP PKK Sumut Evaluasi Desa Huta Padang guna Pacu Kemandirian Pangan
- 30 Agt 2026 13:55 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Padangsidimpuan - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara melakukan tahapan evaluasi pada Desa Binaan Kategori "Aku Hatinya PKK". Penilaian lapangan tersebut dilaksanakan secara langsung di Desa Huta Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru, pada hari Kamis, 27 Agustus 2026.
Kegiatan strategis tingkat provinsi ini merupakan bagian dari rangkaian evaluasi pembinaan dalam rangka menyambut Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2026. Fokus utama penilaian dilakukan untuk mengukur capaian inovasi, tertib administrasi, serta sejauh mana manfaat pelaksanaan program PKK benar-benar dirasakan oleh masyarakat setempat.
Staf Ahli II TP PKK Kota Padangsidimpuan, Hj. Minta Ito Daulay, SE, MM, yang hadir mewakili Ketua TP PKK, menyebut Desa Huta Padang sebagai desa percontohan yang memiliki komitmen berkelanjutan. “Gerakan Aku Hatinya PKK tidak sekadar mempercantik pekarangan, tetapi menjadi solusi konkret dalam mendukung ketahanan pangan dan kesehatan keluarga,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemanfaatan pekarangan dengan menanam sayuran, tanaman pangan, dan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sangat membantu pemenuhan gizi. Selain menghemat biaya kebutuhan dapur, hasil kebun tersebut dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi warga apabila dikelola dan dipasarkan secara kolektif, sekaligus menciptakan lingkungan yang asri dan bersih.
Dukungan serupa juga ditegaskan oleh Sekretaris Daerah Kota Padangsidimpuan, Rahmat Marzuki Nasution, SH, MH, CGCAE, saat hadir mewakili Wali Kota. “Melalui gerakan pemanfaatan pekarangan rumah ini, kita diajak mengubah pekarangan yang kosong menjadi lahan hijau yang produktif dengan tanaman pangan, sayur-mayur, buah-buahan, TOGA, serta budidaya perikanan dan peternakan skala rumah tangga,” katanya.
Menurut Sekda, inovasi pemanfaatan pekarangan tersebut memegang peranan yang sangat strategis bagi kesejahteraan keluarga di daerah. Program ini terbukti mampu mendorong kemandirian pangan berbasis keluarga dari level paling dasar, yang diharapkan dapat menekan angka kerawanan pangan di Kota Padangsidimpuan.
Sebagai penutup, Anggota Pokja III TP PKK Provinsi Sumatera Utara, Rofikah Lubis, menegaskan bahwa seluruh rangkaian evaluasi ini merupakan bagian penting dari proses pembinaan terpadu. Ia menjelaskan bahwa penilaian tersebut dilakukan secara komprehensif, diawali dari tahapan verifikasi dokumen dan administrasi, hingga bermuara pada tahapan monitoring ke lapangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....