TP PKK Sumut Evaluasi Program PAAR di Padangsidimpuan Batunadua

  • 30 Agt 2026 13:48 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Padangsiidmpuan - Tim Evaluasi Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara melakukan penilaian Desa/Kelurahan Binaan kategori Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR). Kegiatan evaluasi tersebut dilangsungkan di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Penilaian ini merupakan langkah strategis untuk melihat langsung efektivitas pelaksanaan program PAAR di tengah masyarakat. Selain itu, tim juga memantau beragam inovasi yang telah dikembangkan oleh TP PKK Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua dalam mendukung pola pengasuhan, perlindungan, dan pembinaan keluarga.

"Inovasi yang dihadirkan di sini sangat kreatif karena pendekatannya tidak kaku. Kami berharap berbagai program ini benar-benar dipraktikkan agar edukasi PAAR lebih mudah diterima oleh masyarakat luas," ujar salah satu perwakilan Tim Evaluasi TP PKK Sumut di sela-sela kegiatan.

Dalam evaluasi tersebut, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua memamerkan sejumlah program unggulan yang interaktif. Salah satu andalannya adalah Game Simulasi PAAR, sebuah media edukasi yang dirancang khusus agar penyampaian materi pengasuhan anak menjadi lebih menyenangkan dan mudah dipahami.

Tidak hanya berupa permainan, ada pula inovasi melalui medium seni yakni lagu daerah berjudul “Ulang Jama Pamatangku”. Lagu ini dimanfaatkan sebagai alat kampanye bagi anak-anak dan remaja tentang pentingnya mengenali, menjaga, serta melindungi tubuh mereka dari kekerasan.

Pada sektor kepemudaan, wilayah ini meluncurkan program Pemuda Penjaga Desa atau yang disingkat Pemuda JAGSA. Wadah pemberdayaan ini memiliki berbagai kegiatan positif, mulai dari Pemuda Penjaga Lingkungan Lestari, Pemuda Segar (Sehat dan Bugar), hingga Pemuda Penjaga Tradisi yang berfokus melestarikan permainan, tarian, dan bahasa daerah.

Melalui serangkaian inovasi komprehensif tersebut, pelaksanaan PAAR terbukti tidak hanya menyentuh aspek keluarga, tetapi juga meluas ke perlindungan diri, kesehatan, lingkungan, dan pelestarian budaya. Evaluasi ini diharapkan dapat mendorong Padangsidimpuan Batunadua untuk terus konsisten menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....