Maulid Nabi, Ketua TP PKK Madina Ajak Warga Teladani Akhlak Rasulullah
- 26 Agt 2026 08:56 WIB
- Sibolga
RRI.CO.KD, Mandailing Natal - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk meningkatkan rasa cinta kepada Rasulullah sekaligus mengimplementasikan keteladanannya dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Ny. Yupri Astuti Saipullah Nasution saat menghadiri peringatan Maulidurrasul yang digelar Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) di Kelurahan Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur, Selasa 25 Agustsus 2026.
Yupri Astuti mengatakan, kecintaan kepada Rasulullah tidak cukup hanya diwujudkan melalui peringatan Maulid, tetapi juga harus tercermin dalam perilaku sehari-hari. Salah satu bentuknya dengan memperbanyak selawat serta meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan bermasyarakat.
“Selawat dan keteladanan Rasulullah dapat menjadi bagian dari kehidupan kita dalam bermasyarakat,” kata Yupri Astuti.
Ia juga mengajak para jemaah untuk menyimak tausyiah yang disampaikan penceramah dengan baik. Menurutnya, pesan-pesan keagamaan yang diterima dalam kegiatan tersebut hendaknya tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kegiatan tersebut, Yupri Astuti turut menyerahkan santunan kepada 25 anak yatim di Kelurahan Gunung Baringin. Peringatan Maulid Nabi juga dirangkai dengan kegiatan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial.
Sementara itu, Camat Panyabungan Timur Wahyu Hidayat meminta BKMT tidak hanya menjalankan rutinitas pengajian, tetapi juga berperan aktif dalam kehidupan sosial masyarakat, khususnya dalam membentuk masyarakat yang religius. “Meski demikian, saya harap terbentuk kerja sama yang baik antara Pemerintah Kecamatan dengan BKMT, salah satunya bisa melaksanakan pengajian rutin bulanan,” kata Wahyu.
Wahyu menilai kegiatan keagamaan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam membentengi anak-anak dan remaja dari berbagai pengaruh buruk. “Jangan hanya sekadar pengajian dan tausyiah. Kami berharap ada kolaborasi antara kecamatan dan BKMT sehingga kegiatan seperti ini bisa terselenggara setiap bulan,” sebutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....