Bupati Madina: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kerja Nyata

  • 19 Agt 2026 11:27 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Mandailing Natal - Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk menegaskan pentingnya mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata. Bupati Madina H. Saipullah Nasution menyampaikan pesan tersebut saat Resepsi Kenegaraan HUT ke-81 RI di Rumah Dinas Bupati, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Senin 17 Agustus 2026.

Dalam sambutannya, Saipullah mengatakan kemerdekaan bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan hasil perjuangan para pendahulu yang harus dijaga dan diisi melalui kerja keras. “Kemerdekaan dibayar dengan air mata, ditebus dengan darah, diwariskan melalui pengorbanan, dan ia harus dijaga dengan kerja keras,” ujar Saipullah.

Saipullah menilai kekuatan utama Mandailing Natal bukan hanya terletak pada sumber daya alam, laut, hutan, maupun kekayaan budaya, tetapi pada kualitas sumber daya manusianya. “Masyarakat yang religius, memiliki akar adat, menghargai pendidikan, tradisi gotong royong, dan memiliki daya juang,” tegasnya.

Karena itu, ia mengajak pemerintah, ulama, tokoh adat, dan akademisi untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun daerah. Menurutnya, sumber daya manusia yang berkualitas harus didukung tata kelola pemerintahan yang baik, pendidikan yang kuat, serta ekonomi produktif agar berbagai potensi daerah dapat diubah menjadi kesejahteraan masyarakat.

Menghadapi perkembangan zaman, Saipullah juga mendorong generasi muda Madina agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu menjadi pelaku sekaligus pencipta. “Kalau dulu para pejuang mengusir penjajahan, maka tugas kita hari ini adalah melawan kebodohan, melawan kemiskinan, melawan ketertinggalan, melawan korupsi, melawan intoleransi, dan melawan narkoba,” ucapnya.

Ia menegaskan, pembangunan harus berorientasi pada manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat. “Pembangunan bukan hanya tentang berapa kilometer jalan yang kita bangun, tetapi tentang apakah anak di pelosok Madina punya masa depan yang lebih baik dari orang tuanya. Itulah ukuran keberhasilan sesungguhnya,” pungkas Saipullah.

Ia juga mengingatkan agar pemerintah bekerja berbasis data tanpa kehilangan rasa serta memanfaatkan ilmu pengetahuan tanpa meninggalkan kearifan lokal. Resepsi Kenegaraan tersebut dihadiri Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution, Forkopimda, Ketua TP PKK Madina Ny. Yupri Astuti Saipullah Nasution, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, keluarga veteran, dan masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba Mars PKK dan Tari Tortor yang digelar TP PKK Kabupaten serta piagam penghargaan kepada anggota Paskibraka Madina 2026. Pemerintah daerah berharap semangat kemerdekaan terus diwujudkan dalam kerja nyata, mulai dari guru yang mendidik, petani yang mengolah sawah, hingga ASN yang memberikan pelayanan kepada masyarakat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....