Perubahan Iklim Akibatkan Kekeringan dan Krisis Air Bersih
- 12 Agt 2026 17:22 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID,Sibolga – Kekeringan dan krisis air bersih adalah bencana lingkungan akibat musim kemarau, cuaca ekstrim dan kerusakan daerah tangkapan air. Perubahan iklim menyebabkan terganggunya siklus hidrologi, sehingga memicu terjadinya krisis air.
Krisis air terjadi hampir diseluruh belahan dunia dan menjadi krisis global yang harus diantisipasi setiap negara. Tidak peduli itu negara maju atau berkembang, karenanya isu ini harus menjadi perhatian bersama seluruh negara tanpa terkecuali.
Ketersediaan air permukaan dan air tanah yang semakin berkurang akan mempengaruhi ketersediaan air bersih diberbagai belahan bumi. Selain itu perubahan iklim yang ekstrim menyebabkan proses turunnya hujan menjadi ekstrim dan tidak merata.
Hal ini disampaikan Rospita Malau, salah seorang penelpon acara kentongan Pro1 RRI Siboga pada Selasa, 11 Agustus 2026.
| Baca juga: Krisis Air Bersih Ancam Perkotaan |
Pada acara yang dipandu Ester Tampubolon, Rospita meneyebutkan akibat perubahan iklim, kejadian ekstrim kerap terjadi terutama kekeringan dan banjir. Jika sebelumnya rentang waktu kejadian berkisar 50 – 100 tahun, kini semakin pendek atau frekwensinya semakin sering terjadi dengan intensitas yang semakin panjang.
“Meningkatnya emisi gas rumah kaca yang berdampak pada meningkatnya laju kenaikan temperatur udara, mengakibatkan proses pemanasan global terus berlanjutan berdampak pada perubahan iklim. Fenomena ini akan terus berlanjut apabila laju peningkatan emisi gas rumah kaca tidak terkendali dan menyebabkan semakin cepatnya proses penguapan air permukaan, ujar Rospita.
Musim kemarau menjadi salah satu yang terpanjang dalam dua decade terakhir akibat fenomena El Nino. Sungai-sungai mengalami penyusutan debit air, yang tidak hanya mengancam pasokan rumah tangga tetapi juga sektor pertanian, energi dan industri manufaktur.
Krisi air bersih membawa dampak multidimensi dari sisi kesehatan, sisi ekonomi dan alarm keras bagi pembangunan. Urbanisasi yang tidak diiringi perencanaan sumbetr daya air ditambah dampak perubahan iklim global dan merupakan ancaman krisis multidimensi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....