BNN Tapsel dan TP PKK Padangsidimpuan Perkuat Pencegahan Narkoba
- 30 Jul 2026 14:06 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Padangsidimpuan - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Tapanuli Selatan menjalin kerja sama dengan Tim Penggerak (TP) PKK Kota Padangsidimpuan untuk memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kantor TP PKK Kota Padangsidimpuan, Kamis 30 Juli 2026, sebagai langkah memperkuat peran keluarga dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.
Kerja sama tersebut difokuskan pada penguatan Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) melalui edukasi, sosialisasi, serta pemberdayaan keluarga hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci agar upaya pencegahan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan berkelanjutan.
Ketua TP PKK Kota Padangsidimpuan, Ny. Masroini Letnan Dalimunthe, menegaskan bahwa kerja sama tersebut harus diwujudkan dalam aksi nyata dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Menurutnya, keberadaan kader PKK yang tersebar di seluruh wilayah menjadi kekuatan dalam membangun ketahanan keluarga terhadap bahaya narkoba.
"Kerja sama ini jangan hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata. Dengan kekuatan kader PKK di 79 desa dan kelurahan, kita harus memulai pencegahan dari keluarga, lingkungan sekitar, hingga menjangkau seluruh lapisan masyarakat," ujar Masroini.
Sementara itu, Wali Kota Padangsidimpuan yang diwakili Sekretaris Daerah Rahmat Marzuki Nasution, mengapresiasi terjalinnya kolaborasi antara BNN dan TP PKK. Ia menilai sinergi tersebut akan memperkuat ketahanan keluarga sebagai garda terdepan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di tengah masyarakat.
"Penyalahgunaan narkoba merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, kerja sama ini harus diwujudkan melalui program-program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan memperkuat ketahanan keluarga," kata Rahmat Marzuki Nasution.
Kepala BNN Kabupaten Tapanuli Selatan, Basten Simamora, SH, MH, menegaskan bahwa Program P4GN tidak dapat dijalankan oleh BNN sendiri, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. "Program P4GN tidak bisa dijalankan sendiri oleh BNN. Dibutuhkan sinergi semua pihak, termasuk PKK, agar edukasi bahaya narkoba dapat menjangkau keluarga, sekolah, dan masyarakat secara berkelanjutan," ungkapnya.
Melalui kolaborasi ini, BNN dan TP PKK berharap gerakan pencegahan penyalahgunaan narkoba semakin masif hingga ke seluruh wilayah Kota Padangsidimpuan, sekaligus memperkuat peran keluarga dalam menciptakan masyarakat yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....