Bupati Madina: PRSU Jadi Ajang Promosi Potensi Daerah dan Pelestarian Budaya

  • 30 Jul 2026 13:16 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Mandailing Natal - Bupati Mandailing Natal (Madina), H. Saipullah Nasution, menegaskan bahwa Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) menjadi wadah strategis untuk mempromosikan kekayaan alam, budaya, serta potensi pariwisata Kabupaten Mandailing Natal. Hal itu disampaikannya saat memberikan arahan pada acara Panggung Seni Budaya Mandailing Natal di arena PRSU, Medan, Rabu, 29 Juli 2026.

Menurut Saipullah, penyelenggaraan PRSU tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga berfungsi sebagai ruang promosi investasi dan pengembangan daerah. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah memiliki kesempatan memperkenalkan berbagai potensi unggulan kepada masyarakat luas maupun calon investor.

"Tujuan pelaksanaan PRSU bukan hanya panggung hiburan, tetapi ruang pertemuan investasi, promosi potensi daerah, kekayaan budaya, pariwisata, hingga pengembangan sumber daya manusia," ujar Saipullah.

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal menghadirkan beragam produk unggulan daerah, mulai dari olahan pangan lokal seperti labu jipang, alame, ubi jalar, kipang, hingga kopi Mandailing yang telah dikenal luas. Selain itu, paviliun Madina juga menampilkan berbagai kerajinan tangan khas daerah, seperti amak lampisan berbahan pandan, aneka produk rotan, serta hasil pertanian unggulan.

Saipullah menilai promosi produk lokal melalui PRSU merupakan langkah penting untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat. Kehadiran produk-produk unggulan tersebut diharapkan mampu menarik minat pengunjung sekaligus membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak.

"Budaya harus menjadi fondasi dalam usaha kita membangun masa depan. Bahasa, adat istiadat, seni, kuliner, hingga nilai-nilai gotong royong merupakan identitas yang wajib kita jaga dan wariskan kepada generasi penerus," katanya.

Selain menampilkan produk unggulan, malam Panggung Seni Budaya Mandailing Natal juga dimeriahkan dengan beragam pertunjukan seni tradisional, di antaranya prosesi adat, tor-tor, tari tradisional, musik Gordang Sambilan, lagu-lagu daerah, hingga dongeng bertema pelestarian alam. Bupati berharap keikutsertaan Madina di PRSU dapat semakin memperkenalkan potensi daerah sekaligus menunjukkan kepada masyarakat Indonesia bahwa Sumatera Utara memiliki kekayaan budaya dan sumber daya yang besar untuk terus berkembang.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....