Pemko Sibolga Optimalkan Rehabilitasi Pascabencana Bersama Satgas PRR
- 30 Jul 2026 06:29 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga kembali menegaskan komitmennya dalam mempercepat pemulihan pascabencana melalui Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penanganan Bencana bersama Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana. Rapat yang dipimpin Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, bersama Koordinator Wilayah Sumatera Utara Satgas PRR, Brigjen TNI Fadjar Tjahjono, S.I.P., itu berlangsung di Aula Nusantara I Kantor Wali Kota Sibolga, Selasa 28 Juli 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Posko Data Satgas PRR Kolonel Inf. Tamimi Hendra Kesuma, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kota Sibolga, para asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat se-Kota Sibolga, serta jajaran Satgas PRR Wilayah Sumatera Utara. Rakor menjadi forum evaluasi sekaligus penyelarasan langkah percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang melanda Kota Sibolga pada November tahun lalu.
Dalam paparannya, Akhmad Syukri menjelaskan bahwa seluruh kecamatan di Kota Sibolga terdampak bencana. Namun, berkat kolaborasi antara pemerintah daerah, BNPB, TNI, Polri, kementerian/lembaga, DPRD Kota Sibolga, dan berbagai mitra kemanusiaan, proses pemulihan menunjukkan perkembangan yang signifikan. Sejumlah program telah terealisasi, mulai dari penyaluran santunan kepada korban, rehabilitasi rumah warga, hingga pembangunan hunian tetap (Huntap).
Akhmad Syukri mengungkapkan, hingga saat ini sebanyak 114 unit Huntap telah diserahkan kepada masyarakat terdampak. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari langkah cepat Pemerintah Kota Sibolga bersama DPRD yang menghibahkan lahan milik pemerintah daerah untuk pembangunan Huntap, sehingga proses pembangunan dapat berjalan tanpa hambatan.
"Hingga saat ini sebanyak 114 unit Huntap telah diserahkan kepada masyarakat. Hal tersebut dapat terlaksana karena Pemerintah Kota Sibolga bersama DPRD Kota Sibolga mengambil langkah cepat dengan menghibahkan lahan milik pemerintah daerah untuk pembangunan Huntap. Saya juga meminta seluruh OPD jangan hanya menunggu program dari pemerintah pusat, tetapi harus proaktif menjemput bola agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berlangsung lebih cepat demi kepentingan masyarakat," tegas Akhmad Syukri Nazry Penarik.
Sementara itu, Koordinator Wilayah Sumatera Utara Satgas PRR Pascabencana, Brigjen TNI Fadjar Tjahjono, mengapresiasi capaian pemulihan yang telah diraih Kota Sibolga. Berdasarkan hasil monitoring terhadap 13 indikator pemulihan pascabencana, sebagian besar indikator di Kota Sibolga telah berada pada kategori hijau, yang menunjukkan layanan publik dan infrastruktur mulai pulih. "Kota Sibolga merupakan salah satu daerah yang terdampak cukup berat saat bencana. Namun, dalam waktu yang relatif singkat, banyak indikator pemulihan yang sudah berstatus hijau. Ini merupakan hasil kerja keras dan kerja cerdas Bapak Wali Kota beserta seluruh jajaran Pemerintah Kota Sibolga," ujarnya.
Selain mengevaluasi progres pembangunan Huntap, rapat juga membahas berbagai program pemulihan lainnya, seperti pembangunan intake PDAM, penanganan infrastruktur jalan, pembangunan sarana pengelolaan sampah dan limbah, hingga pembangunan sabo dam di kawasan Sungai Aek Doras sebagai langkah mitigasi bencana. Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Kota Sibolga bersama Satgas PRR menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, kementerian, dan seluruh pemangku kepentingan agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan lebih cepat, tepat sasaran, serta mampu menghadirkan pemulihan yang berkelanjutan bagi masyarakat Kota Sibolga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....