Wabup Tapteng Tanam 2.000 Bibit Mangrove Bersama TNI AL dan US Pacific Fleet
- 27 Jul 2026 09:23 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Tapanuli Tengah - Wakil Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Mahmud Efendi, menghadiri aksi penanaman 2.000 bibit mangrove di kawasan Muara Siput, Labuhan Angin, Kecamatan Tapian Nauli, Minggu 26 Juli 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Latihan Bersama (Latma) Pacific Partnership 2026 yang melibatkan TNI Angkatan Laut (TNI AL) dan US Pacific Fleet.
Aksi lingkungan tersebut mengusung tema "Strengthening Partnership, Collaboration, Interoperability For Crisis Response" atau penguatan kerja sama, kolaborasi, dan interoperabilitas untuk respons krisis. Penanaman mangrove ini bertujuan menjaga kelestarian kawasan pesisir, memperkuat perlindungan ekosistem pantai, serta menjaga keberlangsungan biota laut yang menjadi sumber kehidupan masyarakat pesisir.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai memiliki nilai strategis bagi lingkungan dan masyarakat. Ia menegaskan, mangrove memiliki peran penting sebagai benteng alami kawasan pesisir dalam menghadapi berbagai ancaman lingkungan.
"Mangrove sangat penting untuk mencegah abrasi, mengurangi dampak perubahan iklim, menjaga ekosistem laut, serta menjadi habitat berbagai jenis biota yang merupakan sumber kehidupan masyarakat pesisir," ujar Mahmud Efendi.
Mahmud menjelaskan, Kabupaten Tapanuli Tengah memiliki garis pantai sepanjang sekitar 200 kilometer dengan potensi sumber daya laut yang besar. Menurutnya, menjaga kelestarian wilayah pesisir bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. "Melalui penanaman mangrove ini, kita tidak hanya menanam pohon, tetapi juga menanam harapan bagi generasi mendatang. Harapan akan lingkungan yang lebih lestari, pesisir yang lebih tangguh, serta kehidupan masyarakat yang semakin sejahtera, terlebih pascabencana yang sempat melanda Tapanuli Tengah," tegasnya.
Perwakilan US Pacific Fleet, Kapten Robert Reyes, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari semangat Latma Pacific Partnership 2026. Ia menilai kerja sama lintas negara dalam menjaga lingkungan merupakan langkah nyata untuk menciptakan masa depan yang lebih baik.
"Saat kita melaksanakan kegiatan hari ini, ini sungguh merupakan hal yang kita nantikan demi menciptakan masa depan yang lebih baik, tidak hanya bagi generasi saat ini, tetapi juga bagi generasi mendatang," ungkap Robert Reyes.
Sementara itu, Wakapuskes TNI Laksma TNI Tjahja Nurrobi menegaskan bahwa penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan simbolis, melainkan bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat hubungan internasional. "Kegiatan ini jauh melampaui sekadar tindakan simbolis. Hal ini mencerminkan komitmen bersama kita untuk melestarikan lingkungan sekaligus melambangkan kuatnya persahabatan dan kerja sama internasional. Dengan menanam satu pohon mangrove, kita menanam harapan, memperkuat kemitraan, dan mewariskan jejak abadi yang bermanfaat bagi masyarakat setempat serta lingkungan," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....