341 Pelajar-Mahasiswa Tapsel Dapat Beasiswa Martabe Prestasi 2026

  • 26 Jul 2026 18:41 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Tapteng - Sebanyak 341 pelajar dan mahasiswa, di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), mendapatkan Beasiswa Martabe Prestasi 2026.

Bantuan biaya pendidikan dari PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe itu disalurkan pada Jumat, 24 Juli 2026, di Sopo Daganak, Kecamatan Batang Toru.

Martabe Prestasi merupakan bagian dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PTAR, di lingkar tambang.

Untuk tahun ini, PTAR mengalokasikan Rp5,29 miliar untuk memastikan dukungannya terhadap sektor pendidikan tetap berlanjut sejak tahun 2017.

Dari 341 penerima beasiswa tahun ini, 88 orang merupakan penerima baru dan 253 orang penerima lanjutan.

Sebanyak 37 siswa atau 42 persen dari total penerima baru berasal dari Kecamatan Batang Toru dan Kecamatan Muara Batang Toru.

Kepala Dinas Pendidikan Tapsel Efrida Yanti Pakpahan, mengakui program PPM Agincourt Resources telah memberi manfaat besar bagi warga Tapsel, baik di sektor pendikan maupun sektor lainnya.

“Beasiswa ini, sangat membantu anak-anak dari keluarga dengan kemampuan ekonomi rendah agar punya kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi,” ujarnya, saat penyaluran beasiswa Martabe Prestasi.

Di tengah proses pemulihan kegiatan Tambang Emas Martabe, PTAR masih menunjukkan kepeduliannya pada pendidikan warga lingkar tambang.

Namun Kuasa Direksi PT Agincourt Resources, Rahmat Lubis, mengungkapkan penyaluran beasiswa 2026 difokuskan hanya pada jenjang SMA dan perguruan tinggi.

Beasiswa tingkat SD dan SMP ditiadakan sebagai bagian dari penyesuaian prioritas program PPM selama masa pemulihan kegiatan Perusahaan.

"Komitmen kami terhadap pendidikan generasi muda Tapanuli Selatan tidak berubah. Kami menyesuaikan skala program agar tetap dapat berjalan secara berkelanjutan, dengan mendahulukan kelompok yang paling membutuhkan dukungan, yakni siswa SMA yang bersiap masuk perguruan tinggi dan mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan tinggi," terangnya, saat penyaluran beasiswa.

Sejak pertama kali diluncurkan pada 2017, kata Rahmat, Beasiswa Martabe Prestasi telah menjangkau 3.037 pelajar dan mahasiswa dengan total investasi pendidikan sebesar Rp24,11 miliar.

Selama hampir satu dekade, program tersebut menjangkau siswa dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

Dan menjadikannya salah satu program beasiswa terluas, yang dikelola perusahaan tambang, di Sumatera Utara,

"Konsistensi pemberian beasiswa selama sembilan tahun mencerminkan bahwa pendidikan merupakan prioritas jangka panjang kami, dalam membantu ribuan anak asal Tapanuli Selatan, untuk selanjutnya berkontribusi ke daerah dan negara,” tutur Rahmat.

Pada tahun ini, sebanyak 13 penerima Beasiswa Martabe Prestasi diterima di perguruan tinggi negeri unggulan, di Pulau Jawa.

Enam orang diterima di Institut Pertanian Bogor (IPB), tiga orang di Universitas Gadjah Mada, dan masing-masing satu orang di Universitas Diponegoro, Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya, serta Universitas Sebelas Maret.

Salah satunya Sahrial Azhari Gultom, warga Desa Wek III, desa lingkar tambang, yang berhasil diterima di IPB.

“Beasiswa ini, akan saya manfaatkan sebaik mungkin. Selain membantu biaya pendidikan, beasiswa ini, juga menjadi motivasi bagi saya untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi yang saya miliki,” katanya.

Dampak Beasiswa Martabe Prestasi tidak hanya terasa saat kuliah, tetapi merentang jauh ke depan.

Rona Melati Pakpahan, penerima beasiswa tahun 2017, kini bekerja di perusahaan logistik, di Medan.

Pekerjaan yang dilakoninya usai menamatkan studi S1 Ekonomi Islam UIN Sumatera Utara, didukung Beasiswa Martabe Prestasi.

“Dengan latar pendidikan yang saya raih berkat beasiswa ini, saya akhirnya bisa mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan passion saya, mandiri secara finansial, dan membantu keluarga,” ucap Rona.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....