Wali Kota Sibolga Hadiri Pembukaan Latma Pacific Partnership 2026

  • 22 Jul 2026 10:35 WIB
  •  Sibolga
Poin Utama
  • Pacific Partnership merupakan misi kemanusiaan dan kerja sama multilateral terbesar di kawasan Indo-Pasifik yang mencakup bidang kesehatan, penanggulangan bencana, pendidikan, dan bantuan kemanusiaan.
  • Upacara pembukaan dipimpin oleh Kepala Pusat Kesehatan TNI, Mayor Jenderal TNI dr. Hadi Juanda, yang menekankan Pacific Partnership sebagai simbol persahabatan antarnegara dan penguatan ketahanan masyarakat menghadapi krisis.

RRI.CO.ID, Sibolga - Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, bersama Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing, menghadiri Upacara Pembukaan Latihan Bersama (Latma) Pacific Partnership 2026 di Lapangan GOR Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Selasa 21 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari misi kemanusiaan internasional yang memperkuat kerja sama di bidang kesehatan, penanggulangan bencana, pendidikan, dan bantuan kemanusiaan di kawasan Indo-Pasifik.

Upacara pembukaan dipimpin Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI, Mayor Jenderal TNI dr. Hadi Juanda, Sp.PD., M.A.R.S., C.Fr.A. Dalam sambutannya, ia menjelaskan Pacific Partnership merupakan misi kemanusiaan dan kerja sama multilateral terbesar di kawasan Indo-Pasifik yang menjadi simbol persahabatan antarnegara sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi berbagai situasi krisis.

"Pacific Partnership merupakan misi kemanusiaan dan kerja sama multilateral terbesar di kawasan Indo-Pasifik yang menjadi simbol persahabatan antarnegara serta komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan masyarakat melalui bidang kesehatan, penanggulangan bencana, pendidikan, dan bantuan kemanusiaan," kata Hadi Juanda.

Ia menambahkan, Indonesia telah menjadi tuan rumah Pacific Partnership sejak 2010 di sejumlah daerah. Kegiatan yang semula dijadwalkan berlangsung di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah pada 2020 sempat tertunda akibat pandemi COVID-19, dan baru dapat terlaksana pada Juli 2026. Menurutnya, penyelenggaraan latihan bersama ini menjadi bagian dari penguatan diplomasi pertahanan dan diplomasi kesehatan untuk mewujudkan kawasan Indo-Pasifik yang damai, aman, tangguh, dan sejahtera.

Mengusung tema "Strengthening Partnership, Collaboration, and Interoperability for Crisis Response", Latma Pacific Partnership 2026 melaksanakan berbagai kegiatan, antara lain pembangunan dan renovasi fasilitas umum, pelayanan kesehatan, pelatihan dan workshop bagi tenaga kesehatan, pertukaran pengetahuan medis, latihan kesiapsiagaan rumah sakit menghadapi bencana, latihan penanggulangan bencana lintas instansi, penyuluhan kesehatan hewan, hingga peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.

Pada sesi ramah tamah, Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan latihan bersama tersebut. Ia menyambut baik kolaborasi antara TNI dan United States Pacific Fleet (USPACFLT) serta berharap seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung sekitar 10 hari dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pemerintah Kota Sibolga, lanjutnya, berkomitmen mendukung kelancaran kegiatan, baik dari sisi administratif maupun teknis.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyematan tanda latihan kepada perwakilan peserta oleh Kapuskes TNI bersama Vice Chief Reserve Policy and Integration for Bureau of Medicine and Surgery US Navy, RADM David Buzzeti. Kegiatan ini turut dihadiri unsur TNI-Polri, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, delegasi Pacific Partnership 2026 dari Amerika Serikat, Australia, Kanada, Jerman, dan Singapura, serta unsur Forkopimda, perangkat daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh peserta latihan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....