Pemkot Sibolga Dukung Penguatan Daya Saing UMKM Melalui Program Push Rank

  • 20 Jul 2026 14:57 WIB
  •  Sibolga
Poin Utama
  • Wali Kota Sibolga membuka Program Push Rank UMKM Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga dengan peserta 40 pelaku UMKM terpilih.
  • UMKM ditekankan sebagai tulang punggung perekonomian yang memegang peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
  • Pelaku UMKM dituntut untuk terus berinovasi, beradaptasi, dan meningkatkan daya saing guna bertahan dan berkembang di tengah perkembangan teknologi dan persaingan global.

RRI.CO.ID, Sibolga - Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sibolga, Drs. Herman Suwito, M.M., membuka Program Push Rank UMKM Tahun 2026 yang diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Sibolga di Aula Graha Aulia Bank Indonesia Sibolga, Senin 20 Juli 2026. Program tersebut diikuti 40 pelaku UMKM yang telah lolos proses seleksi dan kurasi.

Dalam sambutan Wali Kota yang dibacakan Sekda, disampaikan bahwa usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian yang berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di tengah perkembangan teknologi dan persaingan global, pelaku UMKM dituntut terus berinovasi, beradaptasi, serta meningkatkan daya saing agar mampu bertahan dan berkembang.

"Melalui Program Push Rank UMKM ini, kami berharap para pelaku usaha dapat meningkatkan kapasitas melalui penguatan strategi bisnis, digitalisasi, perluasan akses pasar, serta pengelolaan keuangan yang lebih baik. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar dari para mentor dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan," kata Herman Suwito saat membacakan sambutan Wali Kota Sibolga.

Sekda juga menyampaikan apresiasi kepada 40 peserta yang berhasil lolos mengikuti program tersebut. Ia mengajak seluruh peserta memanfaatkan setiap tahapan pelatihan untuk memperluas jejaring usaha serta mengimplementasikan ilmu yang diperoleh guna meningkatkan kualitas produk dan omzet usaha. Menurutnya, Pemerintah Kota Sibolga berkomitmen mendukung pengembangan UMKM sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Sibolga Peduli, Amanah, dan Setia menuju masyarakat yang sejahtera.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sibolga, Rudy Sitorus, mengatakan Bank Indonesia terus berkomitmen mendorong pengembangan UMKM melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, kelembagaan, produk, pembiayaan, hingga pemasaran. "Kami mengapresiasi 40 pelaku UMKM yang telah lolos proses kurasi. Program ini dirancang sebagai pendampingan yang komprehensif agar pelaku usaha mampu naik kelas dan lebih siap menghadapi persaingan, khususnya melalui digitalisasi usaha," ujarnya.

Program Push Rank UMKM merupakan program unggulan KPw BI Sibolga yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk pendampingan bagi pelaku usaha. Selain mengikuti pelatihan selama tiga hari, peserta juga akan memperoleh pendampingan lanjutan, evaluasi, monitoring, serta konsultasi bersama mentor hingga program berakhir untuk memastikan pengembangan usaha berjalan secara berkelanjutan.

Kegiatan pembukaan turut dihadiri perwakilan instansi pemerintah, perbankan, dan lembaga terkait, di antaranya Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Sibolga, Bea Cukai, BNI, Bank Sumut, Bank Sumut Syariah, BRI, BSI, Bank Mandiri, para narasumber, serta seluruh peserta Program Push Rank UMKM Tahun 2026. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan UMKM di Kota Sibolga semakin kompetitif dan mampu memperluas pasar hingga tingkat nasional.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....