Wabup Tapteng: Pelayanan Kesehatan Harus Lebih Utamakan Pencegahan

  • 30 Jun 2026 08:10 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Tapanuli Tengah - Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi, menegaskan pentingnya perubahan paradigma pelayanan kesehatan dari yang berorientasi pada pengobatan menjadi pencegahan. Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG), Skrining Terduga Tuberkulosis (TB), Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah, Senin 29 Juni 2026.

Mahmud Efendi mengatakan pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui layanan yang lebih mudah diakses dan mengedepankan deteksi dini penyakit. Menurutnya, langkah tersebut merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan sumber daya manusia yang sehat dan produktif. "Pelayanan kesehatan tidak lagi hanya menunggu masyarakat datang saat sakit, tetapi harus hadir lebih awal. Melalui cek kesehatan gratis dan skrining TB ini, kita ingin memastikan masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya sedini mungkin sehingga penanganan lebih cepat dan penularan dapat ditekan," ujar Mahmud.

Ia menjelaskan, program Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) menjadi salah satu strategi pemerintah untuk menjangkau seluruh siklus kehidupan masyarakat, mulai dari ibu hamil, bayi, balita, remaja hingga lanjut usia. Mahmud juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi teladan dalam menerapkan pola hidup sehat. "Saya mengajak seluruh ASN menjadi teladan dengan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala dan menerapkan PHBS. ASN bukan sekadar pelayan masyarakat, tetapi harus menjadi agen perubahan dalam membangun budaya hidup sehat," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah, Lisnawati Panjaitan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari penguatan pelayanan kesehatan primer sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM). Menurutnya, selain pemeriksaan kesehatan, masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya deteksi dini penyakit dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. "Kami berharap kegiatan ini meningkatkan kesadaran masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan dan menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari," kata Lisnawati.

Rangkaian kegiatan berlangsung selama lima hari, mulai 29 Juni hingga 3 Juli 2026. Selain membuka kegiatan, Wakil Bupati Mahmud Efendi turut mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah berharap program ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit serta memperkuat layanan kesehatan primer di daerah.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....