Pemkab Tapteng Buka Layanan CKG dan Skrining Tuberkulosis
- 30 Jun 2026 00:31 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID Tapteng - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) membuka layanam Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan skrining tuberkulosis atau TB.
Kegiatan ini, dibuka resmi Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi Lubis pada Senin, 29 Juni 226, di pelataran Kantor Dinas Kesehatan Taptrng, yang menjadi salah satu lokasi pos pelayanan CKG.
Pada momen itu, Mahmud menyatakan Pemkab Tapteng tengah melakukan perubahan besar dalam pelayanan kesehatan bagi warganya.
"Pelayanan kesehatan tidak lagi menunggu masyarakat datang ketika sakit. Tetapi, hadir lebih awal melalui upaya promotif dan preventif," terangnya.
"Melalui cek kesehatan gratis, kita ingin memastikan masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya sedini mungkin," ujarnya.
Ia juga mengatakan Pemkab Tapteng memberi perhatian serius terhadap upaya pencegahan dan pengendalian penyakit TB.
Karenanya pelayanan CKG seiring dengan deteksi dini terduga pengidap penyakit yang disebabkan infeksi bakteri mycobacterium tuberculosis itu.
"Di skrining tuberkulosis, kita ingin mempercepat penemuan kasusnya. Sehingga, penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan penularan dapat kita cegah secara dini," kata Wabup Tapteng Mahmud.
Selain itu, Mahmud mengungkapkan adanya program Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP).
Program yang fokus pada pelayanan kesehatan yang disesuaikan dengan siklus hidup mulai dari bayi hingga lansia.
"Semua itu merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia Keupatan Tapanuli Tengah yang sehat, cerdas, produktif, dan berkembang," jelasnya.
Sekretaris Dinas Kesehatan Tapteng Friska Hutagalung, sebelumnya menjelaskan pelayanan CKG dan skrining terduga TB berlangsung selama lima hari hingga tanggal 3 Juli mendatang.
Tidak saja di Kantonr Dinas Kesehatan, pelayanan CKG juga dibuka di seluruh fasilitas kesehatan tingkat kecamatan atau Puskesmas.
"Selain itu juga ada penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (OHBS), serta posyandu integrasi layanan primer," ungkapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....