CBP Rupiah Tingkatkan Kesadaran Masyarakat

  • 19 Jun 2026 18:30 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Bank Indonesia terus mengampanyekan gerakan Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah kepada masyarakat. Dilansir dari laman resmi bi.go.id, Jum'at, 19 Juni 2026 gerakan ini bertujuan memperkuat posisi Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.

Program CBP Rupiah menjadi bagian dari upaya Bank Indonesia menjaga kepercayaan masyarakat. Selain itu, program tersebut mendukung stabilitas sistem pembayaran nasional.

Cinta Rupiah diwujudkan melalui kebiasaan mengenali dan merawat uang dengan baik. Masyarakat juga diajak menghindari penggunaan uang palsu dalam setiap transaksi.

Pengenalan keaslian Rupiah dapat dilakukan melalui metode 3D. Cara tersebut meliputi Dilihat, Diraba, dan Diterawang sesuai ciri uang asli.

Perilaku merawat uang juga menjadi bagian penting dalam gerakan tersebut. Masyarakat diimbau tidak melipat, mencoret, meremas, atau menstaples uang Rupiah.

Sementara itu, Bangga Rupiah berarti menjadikan Rupiah sebagai alat pembayaran utama. Rupiah merupakan satu-satunya alat pembayaran yang sah di Indonesia.

Bank Indonesia menegaskan Rupiah bukan sekadar alat transaksi ekonomi. Rupiah juga menjadi simbol identitas dan pemersatu bangsa Indonesia.

Penggunaan Rupiah dalam berbagai aktivitas ekonomi menunjukkan kecintaan terhadap negara. Hal tersebut sekaligus mendukung kedaulatan ekonomi nasional.

Aspek Paham Rupiah menekankan pentingnya literasi keuangan masyarakat. Pemahaman yang baik membantu masyarakat mengelola keuangan secara lebih bijaksana.

Masyarakat diajak memahami fungsi Rupiah sebagai alat tukar dan penyimpan nilai. Rupiah juga berperan penting dalam menjaga kelancaran aktivitas ekonomi.

Pemahaman terhadap Rupiah dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan. Kondisi tersebut mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Bank Indonesia melaksanakan edukasi CBP Rupiah melalui berbagai kegiatan. Sosialisasi dilakukan di sekolah, kampus, instansi, dan komunitas masyarakat.

Edukasi juga diperkuat melalui pemanfaatan media digital dan media sosial. Langkah ini bertujuan menjangkau lebih banyak kalangan masyarakat.

Melalui gerakan CBP Rupiah, masyarakat diharapkan semakin menghargai mata uang nasional. Kesadaran tersebut menjadi modal penting dalam menjaga kedaulatan bangsa.

Bank Indonesia berharap budaya mencintai dan memahami Rupiah terus tumbuh. Dengan demikian, kepercayaan terhadap Rupiah dapat tetap terjaga di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....