Pancasila dalam Kearifan Budaya

  • 02 Jun 2026 14:01 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga – Pada era globalisasi seperti saat ini perkembangan teknologi dan informasi mengambil andil yang besar bagi pertumbuhan negara dan menjadi indikator kemajuan dari suatu negara. Kemajuan teknologi tidak hanya memberikan dampak baik bagi suatu negara, akan tetapi turut menyumbang dampak negatif.

Saat teknologi telah masuk ke suatu negara, maka otomatis budayanya pun turut masuk kedalamnya. Pada akhirnya kita dihadapkan pada dua pilihan yaitu menerima teknologi dengan segenap budaya yang dikandungnya atau sama sekali menolak dengan mutlak teknologi berikut dengan budayanya.

Melestarikan budaya dan tradisi merupakan salah satu nilai dalam menghayati keluhuran Pancasila. Sayangnya tidak sedikit yang belum menyadari bahwa dalam budaya dan tradisi terkandung esensi Pancasila sebagai arah sekaligus pedoman untuk menyelesaikan berbagai permasalahan aktual dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hal ini disampaikan Hendra Saputra salah seorang penelpon diacara Budaya Negeri Pro1 RRI Sibolga pada Senin, 1 Juni 2026. Pada program yang dipandu Aziziah, Hendra menyebutkan pelestarian budaya merupakan wujud pertahanan negara, konsen pertahanan negara tidak hanya terfokus pada kebutuhan wilayah saja, namun juga menyangkut perihal penegakan kedaulatan negara.

“Usaha dalam pertahanan negara dilakukan dengan mempertimbangkan keberadaan dinamika bentuk-bentuk ancaman yang dihadapi, baik ancaman militer maupun non militer,ujar Hendra.

Ancaman budaya terjadi dengan sangat halus, sehingga pihak yang dikalahkan tidak merasa kalah justru menikmati. Dalam ancaman kebudayaan, suatu negara akan memasukkan unsur kebudayaan negerinya kepada negara yang diserang dengan tentunya memiliki kepentingan dan maksud didalamnya.

Masuknya budaya asing kesuatu negara sebenarnya merupakan hal yang wajar, demikian pula hal yang terjadi dengan Indonesia, akan tetapi budaya tersebut haruslah sesuai atau tidak bertentangan dengan karakteristik dan kepribadian bangsa. Namun perlu diingatkan bahwa peran aktif dari masyarakat dan media nasional dalam bertanggung jawab memelihara serta melestarikan budaya bangsa sangatlah diperlukan agar budaya bangsa Indonesia sendiri tidak hilang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....