Nelayan Tapteng Tak Melaut Faktor DKP Vakum Pelayanan
- 27 Mei 2026 21:30 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Tapteng - Ratusan nelayan di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), dikabarkan tidak bisa melaut karena kesulitan mendapat bahan bakar minyak atau BBM.
BBM jenis solar yang digunakan untuk pengoperasian perahu para nelayan di daerah tersebut tidak bisa dibeli dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan atau SPBN.
Demikian pengakuan salah seorang nelayan setempat pada Senin, 25 Mei 2026. Dikatakan kondisi sulit itu telah berlangsung lebih dari sepekan lamanya.
"Sudah lebih sepuluh hari kami tidak melaut. Padahal, seharusnya kami sudah dapat satu trip sebelum Idul Adha," tutur seorang pria paruh baya, yang tak ingin diungkap identitasnya.
Terungkap bahwa akar permasalahannya berasal dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Tapteng.
Para nelayan tidak mendapatkan pelayanan penerbitan surat rekomendasi pembelian bbm bersubsidi dari DKP.
Kevakuman pelayanan itu disebabkan kekosongan pejabat defenitif, yang berwenang untuk penerbitan dokumen tersebut.
Tanpa adanya surat rekomendasi DKP maka mustahil bagi nelayan memperoleh bbm bersubsidi dari SPBN.
"Jumat lalu, katanya, mau ada pelantikan (pejabat berwenang), tapi sampai sekarang belum ada. Makanya tidak ada yang tandatangani surat rekomendasinya," keterangan dari nelayan yang sama.
Sekretaris DKP Tapteng Azwar Sitompul, mengonfirmasi permasalahan yang dikeluhkan nelayan di daerahnya.
"Karena, kemarin, Kadis (Kepala DKP Tapteng) belum ada atau kosong, pelaksana harian juga belum ada. Makanya, sembari menunggu Plh, tidak ada mengeluarkan rekomendasi pembelian minyak," terangnya, melalui sambungan telepon pada Selasa, 26 Mei.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....