Peresmian Ruang Belajar Sementara SDN Sigiring-giring Tapteng

  • 01 Mei 2026 22:47 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Tapteng - Save The Children Indonesia membantu pemulihan pendidikan anak terdampak bencana, di Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara.

Bersama dengan pemerintah setempat dan didukung PT Lion Super Indo, organisasi kemanusiaan untuk anak-anak itu membangun ruang belajar sementara, di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka.

Bangunan ruang belajar representatif didirikan di atas lahan milik Peltu Raynol Hermes Tambunan, seorang personel TNI Angkatan Darat, yang bertugas di Koramil 03 Pandan, Tapanuli Tengah (Tapteng).

Bangunan dari rangka baja itu diperuntukkan bagi puluhan siswa sekolah dasar, di Desa Sigiring-giring, Kecamatan Tukka, yang sebelumnya hanya bisa mengikuti kegiatan pembelajaran dalam tenda sederhana.

Dikarenakan gedung sekolah mereka, SDN 155683 Sigiring-giring, hancur pada peristiwa bencana ekologis melanda Sumatera, tanggal 25 November 2025.

Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, pada acara peresmian penggunaan bangunan tersebut pada Kamis, 30 April 2026, menyampaikan apresiasinya kepada pihak-pihak yang peduli terhadap persoalan pendidikan anak-anak korban bencana di daerahnya.

"Semoga (bangunan ruang belajar sementara) ini, bisa menjadi monemen kita bersama untuk menumbuhkan spirit dan ispirasi bagi anak-anak kita agar semangat belajar, sehingga bisa keluar dari keterpurukan," ujar Masinton, dalam kata sambutannya.

Dewan Pembina Save The Children Indonesia, Fransiska Sontiara Savitri, mengapresiasi dukungan PT Lion Super Indo untuk pembiayaan pembangunan ruang belajar sementara bagi anak-anak korban bencana Tapteng.

"Semoga bantuan ini, menjadi awal hubungan baik ke depannya antara Super Indo dan Save The Children, demi anak-anak Indonesia," ucapnya, di acara peresmian.

"Besar harapan kami, penggunaan bangunan ruang belajar sementara ini, bisa dimaksimalkan oleh para guru dan siswa untuk terus berkreasi dalam proses pembelajaran," pesannya.

PT Lion Super Indo, Yuvlinda Susanta, mengaku merasa bangga pihaknya bisa berkontribusi untuk pemulihan pendidikan anak-anak korban bencana, di Tapteng.

"Super Indo merupakan super market, yang beroperasi di wilayah Jawa dan Sumatera bagian selatan. Meski secara fisik, tokonya belum hadir di wilayah Sumatera Utara, tapi, Alhamdulillah cinta kami, kepedulian kami sudah lebih dahulu hadir di Tapanuli Tengah," katanya, di acara yang sama.

"Bencana banjir bandang dan longsor melanda beberapa daerah di wilayah Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, telah menyisahkan duka bagi para korban. Dan, kami Super Indo, tidak ingin melihat anak-anak kehilangan tempat untuk menuntut ilmu," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....