Semangat Kartini Tidak Terhenti pada Sejarah
- 21 Apr 2026 16:36 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Perkembangan tehnologi multi platform dan digitalisasi saat ini memberikan ruang yang luas bagi perempuan untuk menunjukkan potensi diri.
Bidang digitalisasi ini kini tak lagi didominasi kaum pria sebab, banyak perempuan yang sukses membangun usaha, menjadi kreator konten, hingga pemimpin komunitas melalui platform digital.
"Hal ini menunjukkan bahwa perempuan mampu bersaing dan mampu menguasai bidang platform digital ini. Inilah bukti kalau perempuan Indonesia saat ini bisa merefleksikan cita-cita Kartini," ujar Rustanti Tanjung, aktivitas perempuan, pada program Santai Siang Pro2 RRI Sibolga, Selasa, 21 April 2026.
Menurutnya kemampuan prempuan menguasai teknologi menjadi bagian tak terpisahkan dari perjuangan emansipadi yang dilakukan RA Kartini, hingga perempuan Indonesia dapat menjadikan tehnologi sebagai alat pemberdayaan, bukan sekadar hiburan.
"Dengan jati diri yang kuat, perempuan Indonesia kini dapat memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan kemampuan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat," ujarnya.
Sebagai perempuan, Rustanti mengingatkan pada kaumnya untuk tetap menjaga diri dan kodratnya dan tidak lengah dengan kemampuan tekhnologi yang dikuasainya.
"Kemudahan akses digital juga membawa risiko, seperti perundungan siber, standar kecantikan yang tidak realistis, hingga tekanan sosial yang berlebihan. Oleh karena itu, perempuan perlu memiliki ketahanan mental dan kesadaran diri," harapnya.
Menurutnya, refleksi Hari Kartini harus menjadi pengingat bahwa kecerdasan dan keberanian berpikir adalah kunci untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut, termasuk penguatan jati diri yang dapat dimulai dari pendidikan.
Selain itu, perempuan Indonesia kata Rustanti harus memiliki kekuatan dalam menjaga nilai-nilai budaya dan menjadi penjaga identitas bangsa serra memiliki kemandirian ekonomi.
Rustanti selanjutnya mengatakan, refleksi Hari Kartini disaat ini menjadi ajakan bagi perempuan Indonesia untuk terus berkembang tanpa kehilangan jati diri. Dengan memadukan nilai-nilai budaya, pendidikan, dan pemanfaatan teknologi.
"Perempuan dapat menjadi sosok yang tangguh dan inspiratif. Semangat Kartini tidak berhenti pada sejarah, tetapi terus hidup dalam langkah perempuan Indonesia yang berani, cerdas, dan berdaya di dunia digital," tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....