Penulis Angkat Kisah PTSD Melalui Cerita Novel

  • 31 Mar 2026 10:40 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Gangguan stres pascatrauma atau PTSD dapat dialami berbagai kalangan, termasuk anak muda. Kondisi ini muncul akibat pengalaman traumatis yang membekas.

Gejala PTSD meliputi kilas balik, mimpi buruk, dan kecemasan berlebihan. Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas dan kualitas hidup seseorang.

Seorang penulis novel daring dengan nama pena Narasi Bahagia berbagi cerita dalam acara Sore Ceria, Pro 2 RRI Sibolga, Senin, 30 Maret 2026. Ia menghadirkan kisah penyintas PTSD dalam karyanya.

Narasi Bahagia menilai cerita memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat. Ia ingin pembaca memahami kondisi psikologis penyintas trauma.

“Saya ingin orang lebih peka terhadap luka yang tidak terlihat,” ujar Narasi Bahagia. Ia berharap pembaca dapat lebih berempati.

Menurutnya, banyak anak muda belum menyadari gejala PTSD yang mereka alami. Kondisi tersebut sering dianggap sebagai hal biasa.

Ia menjelaskan bahwa trauma dapat muncul dari berbagai peristiwa berat. Pengalaman tersebut bisa meninggalkan dampak jangka panjang.

Narasi Bahagia juga menekankan pentingnya mencari bantuan profesional. Ia menyebut penanganan tepat dapat membantu proses pemulihan.

“Jangan ragu untuk mencari bantuan jika merasa tidak baik-baik saja,” katanya. Ia mengingatkan pentingnya dukungan lingkungan sekitar.

Selain melalui terapi, dukungan sosial dinilai sangat berpengaruh. Kehadiran orang terdekat dapat membantu penyintas merasa lebih aman.

Melalui karya tulisnya, Narasi Bahagia berharap stigma terhadap kesehatan mental berkurang. Ia ingin lebih banyak orang berani berbicara dan mencari bantuan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....