Kue Sapik Camilan Tradisional Pesisir Sibolga-Tapanuli tengah
- 17 Mar 2026 14:27 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Saat ini banyak jenis camilan lebaran yang dijual disejumlah pasar dan gerai modren. Namun dari banyaknya jenis camilan modren untuk lebaran itu, Kue Sapik menjadi satu jenis kue tradisional Pesisir Sibolga dan Tapanuli Tengah yang bertahan dan selalu disajikan masyarakat di daerah ini disetiap lebaran tiba.
Murniati Tanjung, pedagang kue sapik di Sibolga pada program Spada Pro2 RRI Sibolga Selasa, 17 Maret 2026 menyebut, sajian camilan lebaran terasa tidak lengkap tanpa adanya kue sapik.
"Bagi warga pesisir Sibolga -Tapteng, tak lengkap rasanya kalau tak ada kue sapik," ujar Murniati.
Murniati mengaku tidak mengetahui secara pasti sejak kapan kue sapik ini menjadi kue khas tradisional Pesisir Sibolga Tapteng, namun kini kue tradisional ini sudah banyak dijual setiap menjelang lebaran idulfitri.
"Tak tahu kapan kue ini diciptakan, tapi sejak dahulu orangtua kita selalu menyajikan kue sapik disetiap hari raya idulfitri," ujarnya.
Diterapkannya, kue sapik memiliki bentuk khas, mulai dari segitiga hingga persegi panjang. Proses pembuatannya dilakukan dengan memanggang adonan tipis di atas cetakan besi bermotif. Setelah matang dan masih panas, kue sapik segera dilipat sesuai bentuk yang diinginkan.
Camilan kue sapik ini berbahan dasar tepung beras ketan dan gula pasir. Ada pula variasi lain dengan menggunakan tepung beras hitam, sehingga menghasilkan warna kehitaman. Teksturnya tipis dan renyah, menjadikannya kue sapik digemari berbagai kalangan.
"Hampir di setiap rumah di Sibolga dan Tapanuli Tengah ini menyajikan kue sapik di meja tamu sebagai pelengkap suasana lebaran," tuturnya.
Selain disajikan saat hari raya idulfitri, kue sapik seringpula dijadikan oleh-oleh para perantau saat balik sesudah lebaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....