Toleransi dalam Moderasi Beragama
- 11 Mar 2026 09:53 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID,Sibolga – Ketika kita bicara tentang Indonesia, kebanyakan yang terlintas dibenak banyak orang bukan hanya peta geografisnya yang membentang dari Sabang dampai Merauke, tetapi juga keberagaman yang begitu indah.
Ditengah berbagai upaya menjaga kerukunan, istilah moderasi beragama tampil sebagai jalan tengah yang tidak hanya sekedar kompromi dangkal, tetapi sebagai pronsip yang menegaskan komitmen kebangsaan dan penerimaan terhadap tradisi budaya local.
Moderasi beragama berarti penguasaan diri dari sikap sangat berlebihan dan kekurangan serta mengurangi kekerasan dan menghindari keekstriman.
Moderasi beragama kemudian dapat dipahami sebagai cara pandang, sikap, dan perilaku selalu mengambil posisi ditengah-tengah, selalu bertindak adil, dan tidak ekstrim dalam beragama.
Hal itu disampaikan Tetty Siregar salah seorang penelpon diacara Spada Pro2 RRI Sibolga terkait Toleransi dalam moderasi beragama pada Selasa, 10 Maret 2026.
Pada program yang dipandu Sopiah , Tetty menyebutkan moderasi beragama sesungguhnya merupakan kunci terciptanya toleransi dan kerukunan, terutama dalam kehidupan masyarakat majemuk.
“Dalam konteks beragama, sikap moderat sebagai pilihan untuk memiliki cara pandang, sikap dan perilaku melebihi batas-batas moderasi dalam pemahaman dan praktik beragama, ujar Tetty.
Moderasi beragama sesungguhnya merupakan kunci terciptanya toleransi dan kerukunan, terutama dalam kehidupan masyarakat majemuk. Dengan cara ini kehidupan masyarakat majemuk dapat memperlakukan orang lain secara terhormat, menerima perbedaan, serta hidup Bersama dalam damai dan harmoni.
Moderasi beragama sebagai landasan toleransi untuk kehidupan beragama dimasyarakat sangat penting untuk menjaga kesinambungan dalam memandang dan menyikapi praktik kehidupan beragama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....